JaDI Sultra Soroti Insiden Kekerasan Terhadap Ketua KPU Wakatobi

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews) – Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulawesi Tenggara turut menyikapi insiden kekerasan yang dilakukan oknum dari salah seorang calon legislatif terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wakatobi, Abdul Rajab saat menghadiri sidang di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra, pada Jumat 21 Desember 2018 pukul 19.40 WITA.

Ketua Presidium JaDI Sultra, Hidayatullah, melalui rilis pers yang diterima sultrademo.co menyatakan Sikap sebagai berikut;

Bacaan Lainnya

1). Mengecam segala bentuk tindakan penganiayaan, kekerasan dan prilaku yang berlebihan yang dilakukan oleh oknum salah seorang Caleg terhadap Ketua KPU Kab. Wakatobi sdr. Abdul Rajab. Tindakan kekerasan fisik dan psikis ini terjadi saat yang bersangkutan sebagai seorang pemyelenggara Pemilu sedang melaksanakan tugas menghadiri sidang di Bawaslu Sultra.

2). Mendesak Kapolda Sultra untuk dilakukan investigasi oleh jajaran kepolisian atas peristiwa kekerasan ini. Peristiwa ini harus dilakukan penegakan hukum sebagaimana mestinya, dengan menangkap dan menahan pelaku penganiayaan tersebut.

3). Mendesak upaya yang nyata Kepada Gubernur Sultra, Para Bupati, dan seluruh unsur FORPIMDA agar memberikan jaminan keamanan, suasana yang kondusif serta perlindungan hukum agar seluruh penyelenggara Pemilu di daerah Sultra ini baik itu Jajaran KPU, Bawaslu s.d tingkatan terbawah KPPS dapat melaksanakan tugas penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 dengan suasana yang kondusif, tenang dan diliputi rasa aman. Jaminan ini agar dibuktikan dengan tindakan nyata dilapangan.

4). Atas peristiwa kekerasan tersebut dan terjadi pada kegiatan sidang Di Kantor Bawaslu Sultra, maka pihak Bawaslu Sultra agar perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh pada program pengamanan internal dalam setiap persidangan yang dilakukan, agar insiden seperti ini tidak terulang lagi.

5). Perlunya disusun regulasi perlindungan hukum bagi setiap penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugasnya agar Pemilu 2019 berlangsung sukses, aman dan damai.

6). Menekankan kepada Partai Politik yang terdapat salah satu kadernya yang melakukan tindakan kekerasan tersebut untuk memeriksa dan memberikan sanksi yang seadil-adilnya.

Dalam press release-nya Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sultra berharap agar kasus ini tidak terulang lagi di manapun dan kapanpun terhadap penyelenggara Pemilu yang sedang melaksanakan tugas demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019.

Sumber : Press Release JaDI Sultra

Pos terkait