Kendari, Sultrademo.co — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Parkir Timur Tugu MTQ Kota Kendari pada Sabtu pagi (21/12/2024) untuk mengikuti Bapenda Festival 2024.
Acara tahunan yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Tenggara (Sultra) ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, melalui seremoni sederhana namun sarat makna.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA dengan agenda jalan santai yang melibatkan masyarakat umum, jajaran pemerintah, serta berbagai mitra kerja. Rute yang telah dirancang khusus memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menyehatkan bagi para peserta.
Dalam sambutannya, Asrun Lio mengapresiasi partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan acara tersebut.
“Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra seperti Bappeda, Bank Indonesia, serta Bank Sultra. Saya berharap Bapenda Festival dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Asrun.
Selain jalan santai, berbagai kegiatan lain turut memeriahkan acara, seperti senam bersama yang diikuti dengan pembagian doorprize.
Hadiah yang disediakan cukup menarik perhatian, mulai dari sepeda motor, kulkas, televisi, hingga kipas angin, membuat peserta semakin antusias.
Suasana semarak tampak dari antusiasme peserta yang memadati lokasi acara dengan harapan membawa pulang salah satu hadiah tersebut. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua Dharma Wanita sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Sultra, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat pemerintah lainnya menambah semarak acara.
Dengan melambaikan bendera start sambil mengucap “Bismillahirrahmanirrahim”, Asrun Lio secara resmi membuka jalan santai. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dalam mendukung upaya Bapenda untuk mengoptimalkan PAD.
Bapenda Festival 2024 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga inspirasi untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Festival ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.










