Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari menaruh harapan besar pada layanan aduan darurat Call Center 112 sebagai salah satu inovasi unggulan yang akan diikutsertakan dalam penilaian Penghargaan Inovasi Pemerintah Daerah Tahun 2026. Kompetisi ini berlangsung mulai Juni hingga Agustus dan diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Bappenas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyampaikan hal tersebut saat mengungkapkan persiapan pihaknya mengikuti ajang bergengsi ini.
“Sesuai arahan Ibu Wali Kota, Call Center 112 menjadi andalan kami untuk berkompetisi di tingkat nasional. Penilaiannya dimulai bulan ini hingga Agustus nanti,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa layanan ini telah dikembangkan secara terintegrasi dengan Command Center Kota Kendari serta jaringan CCTV yang terpasang di titik-titik strategis. Sistem ini memungkinkan penanganan laporan dan kondisi darurat menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kesulitan karena harus menghubungi nomor layanan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan, seperti untuk kepolisian, kesehatan, atau pemadam kebakaran. Kini, melalui nomor tunggal 112, seluruh aduan dan laporan darurat dapat disampaikan dengan mudah.
“Cukup satu nomor, bisa diakses secara gratis selama 24 jam dari semua operator, dan langsung terhubung ke instansi terkait. Ini solusi nyata bagi kemudahan warga,” tegas Sahuriyanto.
Keikutsertaan dalam ajang nasional ini menjadi wujud komitmen Pemkot Kendari menghadirkan pelayanan publik berbasis teknologi yang responsif. Pihaknya optimis inovasi ini mampu bersaing dan berharap dapat membawa pulang penghargaan sebagai pengakuan atas kemajuan layanan di Kota Kendari.
“Semoga Call Center 112 ini semakin dibanggakan dan mampu meraih hasil terbaik pada tahun 2026,” pungkasnya.






