Jelang Ramadhan, Minyak Goreng di Pasar Tradisional Buteng Alami Kenaikan

Buton Tengah Sultra Demo. Co – Mendekati bulan suci Ramadhan, minyak goreng di pasar tradisional Kecamatan Mawasangka Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) alami kenaikan disertai kelangkaan.

Pasalnya harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kecamatan Mawasangka Buteng melebihi Harga Enceran Tertinggi (HET).

Bacaan Lainnya

Ada beberapa pedagang keluhkan tingginya harga minyak , salah satunya datang dari Bapak La Uri. Ia mengatakan, kenaikan harga tersebut sudah berjalan sekitar sepuluh hari sebelumnya.

Dimana harga sebelumnya mulai 15 sampai 17 ribu/liter menjadi 25 sampai 27 ribu/liternya.

“Sudah sekitar 10 hari dia naik harganya. Kalau kita ambil sama distributor 23 rb/liternya,” Katanya

Ia pun menyebutkan, saat ini ketersediaan minyak goreng di pasar sudah sangat terbatas.

“Sudah habismi lagi stoknya. Kita tunggu lagi dari Distributor,” pungkasnya.

Hal senada juga dikeluhkan pedagang lainnya.

“Kita beli di toko besar sudah mahal jadi kalau kita mau jual juga pasti agak naik harganya dari biasanya, makanya banyak pembeli bertanya kepada saya kenapa harga perliternya agag mahal saya pun bingung jawabnya,”ucapnya.

Dari pantauan rekan Media, harga tersebut jauh diatas HET, yang harganya sekitar 14 rb/Liter

Lapiran : Irfan’s

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait