Kendari, Sultrademo.co – Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha lokal terus digencarkan menjelang ajang internasional UCLG ASPAC yang akan digelar di Kendari.
Ketua Dekranasda Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, turun langsung meninjau sejumlah sentra UMKM untuk memastikan kesiapan produk lokal tampil di hadapan delegasi mancanegara.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Shintya menyambangi UMKM Rumah Dilan di Kelurahan Purirano yang dikenal dengan aneka olahan hasil perikanan. Ia menilai produk yang dihasilkan memiliki potensi besar untuk menembus pasar global, namun perlu penguatan dari sisi kualitas, higienitas, serta kemasan yang lebih modern dan menarik.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Sagumi, pelaku UMKM kreatif yang terus berinovasi menghadirkan produk bernilai tambah. Dalam dialog bersama pelaku usaha, Shintya menekankan pentingnya kesiapan menghadapi momentum internasional, terutama dalam menjaga konsistensi kualitas, meningkatkan kapasitas produksi, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi.
Tak hanya sektor kuliner, perhatian juga diberikan pada industri kerajinan dan fesyen lokal melalui kunjungan ke Rumah Tenun Amir Malik Designer di Kelurahan Punggolaka. Kain tenun khas daerah dinilai memiliki daya tarik kuat sebagai identitas budaya yang dapat diperkenalkan ke tingkat global.
Inovasi desain yang tetap mempertahankan nilai tradisi pun mendapat apresiasi, dengan dorongan untuk memperkuat kurasi produk agar siap bersaing di pasar internasional.
Shintya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi nyata dalam memaksimalkan peran UMKM pada ajang UCLG ASPAC.
“Momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai etalase untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kota Kendari ke dunia, “ujar Shintya,Selasa, (07/04/2026).
Melalui kolaborasi antara Dekranasda dan pelaku usaha, diharapkan UMKM lokal tidak hanya siap menjadi bagian dari event internasional, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga ke kancah global.






