Kabar Baik, BLT di Konawe Segera Disalurkan

  • Whatsapp

Unaaha, Sultrademo co- Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari anggaran dana desa (DD) bakal segera disalurkan di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penyaluran BLT tersebut sesuai surat edaran (SE) KemenDes-PDT nomor 8 Tahun 2020 tentang Penanganan Covid 19 dalam agenda Padat Karya Tunai, serta surat edaran (SE) nomor 11 tahun 2020 tentang pendataan BLT.

Saat ini, sebagian besar pemerintah desa di Konawe sudah mulai menetapkan nama-nama penerima BLT-DD itu.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konawe, Keni Yuga Permana mengatakan, berdasarkan regulasi, ada beberapa metode perhitungan penetapan jumlah penerima manfaat BLT-DD. Rumus perhitungan itu, yakni desa penerima dana desa kurang dari Rp 800 juta, akan mengalokasikan BLT-DD maksimal sebesar 25 persen dari jumlah dana desa.

Sementata, untuk desa penerima dana desa Rp 800 juta sampai Rp 1,2 miliar, mengalokasikan BLT-DD maksimal sebesar 30 persen dari jumlah dana desa. Kemudian, desa penerima dana desa lebih dari Rp 1,2 miliar, mengalokasikan BLT DD maksimal sebesar 35 persen dari jumlah dana desa.

“Khusus desa yang jumlah keluarga miskin lebih besar dari anggaran yang dialokasikan, dapat menambah alokasi anggaran setelah mendapat persetujuan pemerintah kabupaten/kota,” ujar Keni Yuga Permana, Kamis (23/4) ditemui di ruangannya.

Kata Keni, masa penyaluran BLT-DD yakni tiga bulan terhitung sejak April 2020. Besaran BLT-DD perbulan sebesar Rp 600 ribu per keluarga. Sasaran penerima BLT-DD, sambungnya, yakni keluarga miskin non PKH atau BPNT yang kehilangan mata pencaharian akibat Covid-19, belum terdata (exclusion error), serta mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun alias kronis.

“Monitoring dan evaluasi (monev)-nya dilakukan oleh Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Camat dan Inspektorat. Sementara, penanggungjawab penyaluran BLT-DD itu yakni kepala desa (kades) di desa tersebut,” urainya.

Sebelumnya, Keni Yuga Permana juga menyebut, mekanisme pendataan warga penerima BLT-DD dilakukan oleh relawan desa lawan Covid-19 dengan formulir terlampir. Basis pendataan dilakukan ditingkat RT dan RW. Selanjutnya, pemerintah di desa menggelar musyawarah desa khusus (insidentil) dengan agenda tunggal yaitu validasi, finalisasi, dan penetapan data kepala keluarga (KK) calon penerima BLT-DD.

“Legalitas dokumen penetapan data KK calon penerima BLT-DD ditandatangani oleh kepala desa. Dokumen penetapan data KK penerima BLT-DD dilaporkan dan disahkan oleh Bupati/Walikota atau dapat diwakilkan kepada camat selambat-lambatnya lima hari kerja per tanggal diterima,” jelas Kepala BPMD Konawe itu.

Laporan : Jumardin
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait