Kendari, Sultrademo.co – Kinerja Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) dalam mendorong penguatan ekonomi daerah kembali mendapat apresiasi dari kalangan dunia usaha. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara menilai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilakukan Bank Sultra memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM lokal.
Wakil Ketua Kadin Sulawesi Tenggara Bidang Perekonomian, Investasi, dan Sumber Daya Alam, Sastra Alamsyah, menyatakan dukungan penuh atas capaian Bank Sultra yang hingga November 2025 berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp201 miliar kepada sekitar 2.000 debitur di berbagai kabupaten dan kota di Sultra.
“Kadin mendukung dan apresiasi dengan kinerja Bank Sultra di era Pak Andri Permana yang menyalurkan KUR yang luar biasa, dan binaan Kadin UMKM mendapatkan penyaluran ini,” ujar Sastra Alamsyah.
Menurutnya, peningkatan penyaluran KUR yang mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan keberpihakan Bank Sultra terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Sastra menilai kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Kadin dalam mendorong UMKM naik kelas melalui akses permodalan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti fokus penyaluran KUR Bank Sultra yang menyasar sektor-sektor strategis seperti perdagangan, pertanian, perikanan, dan perkebunan. Sektor-sektor tersebut dinilai menjadi tulang punggung perekonomian Sulawesi Tenggara dan melibatkan banyak pelaku usaha kecil dan menengah.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengungkapkan bahwa realisasi KUR tahun 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai Rp100 miliar. Selain KUR, Bank Sultra juga menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai Rp17 miliar ke sejumlah daerah lumbung pangan di Sulawesi Tenggara.
Dengan capaian tersebut, Bank Sultra kini berada di posisi ketiga sebagai penyalur KUR terbesar di Sultra setelah Bank Mandiri dan BRI. Kadin berharap kinerja positif ini terus berlanjut dan diperkuat pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak pelaku UMKM yang terbantu dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
 






