Kemenag Bersama Dinas Dikbud Sultra Teken MoU Terkait Penguatan Moderasi Beragama Bagi Siswa SMA

Kanwil Kemenag Sultra bersama dengan Kadis Dikbud Sultra melakukan penandatanganan MoU terkait peningkatan moderasi beragama bagi siswa SMA

Kendari, sultrademo.co – Kakanwil Kemenag Sultra, Muhamad Saleh bersama Kadis Dikbud Sultra, Yusmin melakukan Penandatanganan Kerjasama tentang Penguatan Moderasi Beragama pada Sekolah di tingkat SMA/SMK se Provinsi Sulawesi Tenggara. Sabtu (11/11/2023).

Kegiatan ini dirangkai dengan kegiatan penguatan karakter pancasila bagi siswa-siswa se Sultra. Turut menyaksikan pendatanganan, Kabid Pendidikan Madrasah, Sitti Mardawiah Kasim, Ketua Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama, Abd. Rahman Jaya, Pejabat Administrator Dikbud dan tim Legal Kemendagri.

Bacaan Lainnya
 
 
 

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sultra Muhamaad Saleh menyebut penandatanganan kerjasama yang dilakukan saat ini dalam rangka penguatan moderasi beragama secara masif di tingkat SMA/SMK/SLB di bawah koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra.

Hal menjadi dianggap sangat penting untuk dilakukan, terlebih lagi program penguatan moderasi beragama bukan hanya tanggungjawab Kementerian Agama namun menjadi tanggungjawab seluruh Kementerian/ Lembaga termasuk Pemerintah Daerah yang ada di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga dengan MoU yang kita lakukan ini, kedepannya bisa lebih masif lagi termasuk kegiatan yang dilaksanakan saat ini tentang penguatan karakter pancasila menjadi bagian dari penguatan moderasi beragama yang salah satu indikatornya adalah komitmen kebangsaan kita, ” ujar Saleh.

“Mudah-mudahan anak-anak ku sekalian dapat menjadi duta-duta moderasi beragama di sekolah masing-masing. Mari kita saling berangkulan dan bergandengan karena Sultra ini bukan milik satu golongan dan etnis tertentu tetapi milik kita bersama, mari kita rawat harmoni dalam keberagaman, ” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Dikbud Sultra, Yusmin mengatakan penandatanganan MoU penguatan moderasi beragama bagi siswa sekolah menengah atas disaksikan Forum Komunikasi Osis Kabupaten/Kota se Sultra dan Siswa berprestasi sebagai Duta SMA.

Ia menyebut sengaja menghadirkan Pengurus Osis dan Duta SMA agar mereka dapat menjadi pemicu kepada siswa yang lain bahwa prestasi harus selalu dikedepankan tetapi juga kita punya karakter pancasila dan dirangkai dengan penguatan moderasi beragama agar toleransi umat beragama di setia tingkatan dapat terjalin dengan baik.

“Tidak ada lagi perbedaan suku, agama, ras, tetapi kita semua sama sebagai siswa-siswi Sulawesi Tenggara, dan jika ini kita tanamkan yakinlah bahwa generasi emas berada ditangan anak-anak sekalian,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan para siswa yang hadir saat ini akan menjadi duta-duta moderasi beragama di setiap Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara sehingga toleransi, moderasi akan terus dipelihara di masa-masa yang akan datang.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait