Kendari Bidik DAK Rp23 Miliar, Penyusunan DOD Jadi Kunci Utama

Ketgam : Pelaksanaan rapat penyusunan dokumen Desain Olahraga Daerah (DOD)

Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mulai menyiapkan langkah strategis untuk mengamankan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang olahraga senilai Rp23 miliar hingga tahun 2045. Salah satu syarat utama pencairan dana tersebut adalah penyusunan dokumen Desain Olahraga Daerah (DOD), yang kini tengah dipercepat melalui rapat koordinasi lintas sektor.

Rapat koordinasi yang digelar dipimpin langsung oleh Asisten II Pemkot Kendari, Dr. Nismawati, bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Kendari, Ridha Nappu. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan olahraga di Kota Kendari.

Bacaan Lainnya
 

Kadispora Ridha Nappu menegaskan bahwa DOD merupakan dokumen strategis yang wajib disusun oleh daerah sesuai ketentuan pemerintah pusat. Penyusunannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Olahraga, serta Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 15 tentang tata cara penyusunan DOD.

“DOD ini adalah rencana induk pembangunan olahraga daerah yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan. Ini bukan hanya syarat administratif untuk mendapatkan dana, tetapi menjadi peta jalan pengembangan olahraga Kendari dalam jangka panjang,” ujar Ridha Nappu, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, dana DAK sebesar Rp23 miliar nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan dan pemeliharaan sarana prasarana olahraga, pembinaan atlet usia dini, serta peningkatan kualitas pelatih dan pengurus cabang olahraga.

Oleh karena itu, keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar dokumen yang disusun benar-benar komprehensif dan sesuai kebutuhan daerah.

Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kendari, Komite Remaja Nasional Indonesia (KORNI) Kota Kendari, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari, serta sejumlah organisasi olahraga lainnya.

Ketua KONI Kota Kendari, LM Rajab Djinik, menyatakan dukungan penuh terhadap penyusunan DOD. Menurutnya, keberhasilan mencetak atlet berprestasi sangat bergantung pada perencanaan yang matang, termasuk ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai.

“Tanpa sarana dan prasarana yang baik, atlet sulit berkembang secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Kemenag Kota Kendari, Budi Apermana, menilai DOD juga membuka peluang besar bagi lembaga pendidikan keagamaan untuk berkontribusi dalam pembinaan olahraga.

” Banyak santri di Kendari yang memiliki prestasi dan potensi sebagai atlet profesional, ” ujarnya.

Rencananya, DOD Kota Kendari akan disusun dalam lima tahapan periode mulai 2021 hingga 2045, dengan target dan program kerja yang jelas di setiap fase. Dengan perencanaan tersebut,
Pemkot Kendari berharap pengembangan olahraga dapat berjalan terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi prestasi daerah maupun partisipasi masyarakat.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait