Reporter: Upi
KONAWE UTARA– Rencana aksi Pemerintah Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk melakukan tes urin seluruh ASN di daerah itu mendapat respon dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, ikbar.
Sebelumnya rencana pelaksanaan tes urin itu telah dicanangkan oleh pemerintah Konawe Utara (Konut) melalui PJ. Sekda H.M Kazim pagala beberapa hari yang lalu.
Rencana kebijakan itu, upaya untuk memberantas penyalagunaan narkoba pada tataran ASN Konawe utara, yang juga secara tegas M. Kazim Pagala mengungkapkan akan melakukan pemecatan jika ada ASN yang positif.
Degan adanya upaya itu, Ketua DPRD. Ikbar,SH merespon baik dan pihaknya mendorong Pemda Konut untuk secepatnya menggelar tes urin secara maraton kepada seluruh ASN tanpa melewati satu pun abdi negara.
Langkah itu diambil, kata Ikbar, mengingat saat ini pihak kepolisian marak melakukan penangkapan kepada oknum yang diduga sebagai pengedar narkotika.
“Kita minta secepatnya dilakukan tes urin. Ini nda bisa lagi ditunda-tunda. Buktinya marak penangkapan narkotika khusus di wilayah Konut sudah berapa TKP yang terungkap. Ini menandakan kita dalam bahaya narkoba,” katanya, Jumat 2 April 2021.
Politisi PBB ini bahkan mendukung respon Pemda Konut melalui Pj Sekda, Kasim Pagala yang siap menjatuhkan sanksi tegas berupa pemecatan jika ada abdi negara nantinya yang positif.
“Sanksi tegas dibutuhkan supaya ada efek jera. Apalagi kita di Konut sekarang lagi darurat narkoba. Kita berbatasan dengan wilayah Morowali, apa lagi kita diapit dengan dua smelter. Ini ada peluang barang haram itu mudah masuk,” ujarnya.
 






