Ketua KNPI Sultra Dorong Gubernur Tuntaskan Covid

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Dampak pandemi virus corona atau covid -19 di Sulawesi Tenggara ( Sultra) tidak hanya mengakibatkan masalah kesehatan masyarakat, tapi juga memberi implikasi ekonomi yang luas kepada pelaku ekonomi kecil dan menengah. Bahkan pada perusahaan besar.

Melihat kondisi itu, Ketua DPD KNPI Sulawesi Tenggara, Syahrul Beddu mendukung sepenuhnya semangat pemerintah provinsi Sultra dalam menangani kasus dimaksud.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Syahrul, dibutuhkan kesadaran bersama untuk saling bersinergi mendukung langkah kebijakan pemerintah pada semua tingkatan.

“Kita jangan saling menyalahkan, karena saat ini yang dibutuhkan adalah kebersamaan, kekompakan, dan tentunya keseriusan kita dengan disiplin tinggi untuk dapat mengikuti arahan dan himbauan serius dari pemerintah,”tuturnya

“Seperti Physical Distancing, Stay At home, kebijakan menggunakan masker, bekerja dari rumah, sering cuci tangan , dan kebijakan larangan mudik,” tambahnya.

Menurutnya, dalam konteks ini kiranya perlu mengapresiasi kebijakan Gubernur Ali Mazi yang mampu merespons secara cepat dengan melahirkan kebijakan pergeseran anggaran di kisaran 300 Milyar dari APBD Sultra untuk menangani pandemi Corona ini.

“Kebijakan dalam bentuk program dan kegiatan strategis seperti bantuan sosial, bantuan sembako kepada masyarakat terdampak berdasarkan data yang terecord sebelumnya, dimana hal ini telah berjalan dan dilaksanakan oleh Pemprov sehingga menjadi wajib bagi kita untuk lakukan pengawasan bersama khususnya pada tahapan pendistribusian agar benar benar tepat sasaran yang dapat bantuan adalah yang berhak tentunya,”jelas Syahrul Beddu saat diwawancari melalui via Whatsapp. Selasa (12/5/2020)

Pengadaan sejuta masker, lanjut dia harus dituntaskan supaya semua masyarakat Sultra bisa mendapatkan fasilitas secara gratis tanpa harus lagi merogoh kocek sendiri untuk membelinya. Demikian halnya pengadaan mesin swab dari Amerika Serikat yang dibeli oleh Pemprop diharapkan segera difungsikan.

“Sebetulnya kita berharap ada perhatian lebih oleh gubernur kepada petugas medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan penderita terjangkit virus covid-19 ini, seiring dengan ini sekaligus kita ingin agar alat Rapid test bisa memadai dan disiapkan di banyak titik puskesmas agar masyarakat dengan kesadarannya bisa datang melakukan pemeriksaan ke tempat tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah,”ujar Aktifis UHO 98 ini.

Laporan : ilfa
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait