KPK Beri Bansos ke Pemulung dan Warga Terdampak Covid-19

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo co – Komunitas Pejalan Kaki (KPK) Sulawesi Tenggara ( Sultra), melakukan Bakti Sosial ( Baksos) dengan memberikan bantuan sosial (Bansos) paket sembako kepada warga yang kurang mampu dan terdampak Corona virus desease 2019 ( Covid-19) di Kota kendari.

Aksi soilidaritas tersebut dipimpin langsung oleh Lukman Abunawas selaku Ketua Komunitas Majelis Pertimbangan Pejalan Kaki (KPK) serta sebanyak 68 Anggoa KPK.

Bacaan Lainnya

Ketua Komunitas Majelis Pertimbangan Pejalan Kaki (KPK) Sultra, Lukman Abunawas mengatakan, beberapa lokasi hasil pendataan tim komunitas pejalan kaki yang diberikan bantuan paket sembako yakni di Kelurahan Nanga-nanga bagian dalam, Sodoha kategori kelompok pemulung, dan di Kelurahan Puuwatu.

“Jadi total paket sembako yang kita serahkan ini berfariasi jumlahnya di masing-masing tempat tergantung data yang kami peroleh,”ujarnya.

“Aksi bagi sembako ini sengaja dilakukan pihaknya melalui komunitas kepada warga-warga yang belum sama sekali terdata untuk mendapatkan bantuan, jadi mereka yang dapat bantuan ini riil hasil pendataan kami, belum sama sekali mereka tersentuh bantuan dari manapun,”ungkapnya.

“Mereka belum sama sekali tersentuh bantuan baik dari pemerintah provinsi maupun kota,” lanjut Lukman di Lokasis pembagian sembako, dikelurahan Baruga

Selain memberikan bantuan paket sembako, pihaknya juga memberikan sejumlah uang tunai kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan paket.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka. Meskipun nilainya tidak seberapa semoga dapat meringankan beban, dan dapat digunakan untuk kebutuhan menjalankan puasa dan menyambut hari raya idul fitri,”harapnya.

Ditempat yang sama, salah satu warga di jalan Nanga-nanga, Intan mengatakan, sejak Pandemi Covid -19 pihaknya baru sekali mendapatkan bantuan. Itupun jumlahnya tidak seberapa hanya 5 Kg beras.

“Jadi bantuan itu waktu bulan empat, sekali saja kita dapat, sementara warga lain dibagian depan sana sudah berkali-kali dapat kita disini apa,” ujarnya

Intan berharap ada pemerataan bantuan di setiap warga khususnya dibagian perbatasan Nanga-nanga dan kelurahan Baruga bagian belakang.

“Jangan hanya orang-orang yang dikenal pak RT yang dapat. Bahkan yang dapat PKH juga dapat sembako, kita disini tidak ada sama-sekali,” tutupnya.

Laporan : ilfa
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait