Kendari, Sultrademo.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024. Ketua KPU Sultra, Asril, menyatakan upaya ini adalah bagian dari tantangan besar yang harus diatasi demi kesuksesan Pilkada mendatang.
Asril menyoroti capaian positif KPU Sultra pada Pemilu 2019, di mana tingkat partisipasi pemilih mencapai 81 persen. Pada Pemilu 2024, angka ini bahkan meningkat menjadi 83,82 persen, meskipun diwarnai dengan 25 kali Pemungutan Suara Ulang (PSU), 2 kali Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), dan 3 rekomendasi dari Bawaslu.
“Dengan pencapaian ini, kami berharap KPU Kabupaten/Kota dapat memaksimalkan kinerja mereka untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024,” ujar Asril saat ditemui di salah satu hotel di Kendari, Jumat (31/5/2024).
Asril menargetkan untuk capaian partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 dapat menyamai atau bahkan melebihi pencapaian pada Pemilu sebelumnya. Menurutnya, seluruh sumber daya harus dikerahkan secara maksimal, baik dari tingkat KPU Provinsi hingga Badan Ad Hoc.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah meningkatkan partisipasi pemilih di daerah-daerah yang masuk kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Asril menekankan KPU Kabupaten/Kota harus mampu mengorganisir daerah-daerah ini dengan baik untuk memastikan bahwa setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya.








