Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) resmi memperkuat pengawasan serta tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bahteramas.
Langkah ini ditandai dengan pelantikan jajaran Dewan Pengawas dan Sekretaris Dewan Pengawas guna mendongkrak kualitas manajemen dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka melantik langsung jajaran Dewan Pengawas dan Sekretaris Dewan Pengawas BLUD RSUD Bahteramas di Aula RSUD Bahteramas, Rabu (23/9/2026).
Jajaran Dewan Pengawas yang dilantik diketuai oleh Dr. Andi Saguni, MA, dengan anggota Muhammad Haerun, MH, S.PT., MM., Umikun Latifa, SKM., M.Si., Ruslan, SH., MH., dan Irwan Zainuddin, SH. Sementara posisi Sekretaris Dewan Pengawas diemban oleh Drs. Muh. Syaing.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengawas periode sebelumnya dan meminta pejabat baru untuk bekerja maksimal.
Ia menekankan bahwa pembenahan manajemen rumah sakit daerah sejalan dengan arahan Menteri Kesehatan agar pengelolaan RSUD dilakukan secara profesional.
Berdasarkan hasil evaluasi dan audiensi bersama Kementerian Kesehatan, penguatan fungsi pengawasan internal menjadi kunci utama dalam memperbaiki sistem manajemen rumah sakit secara menyeluruh.
“Manajemen rumah sakit yang paling penting adalah transparansi, bagaimana mekanisme tata kelola rumah sakit dikelola dengan baik. Kemudian digitalisasi, karena digitalisasi akan memudahkan kita dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit,” tegas Andi Sumangerukka.
Mantan Pangdam XIV/Hasanuddin ini menggarisbawahi bahwa keberadaan Dewan Pengawas bukan pelengkap struktur organisasi belaka, melainkan benteng utama dalam memastikan operasional rumah sakit berjalan sesuai dengan regulasi pelayanan publik.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran Dewan Pengawas untuk terjun langsung memantau pengelolaan RSUD Bahteramas secara riil di lapangan.
“Saya tidak ingin kegiatan ini hanya seremonial saja. Pengawasan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Penentu apakah rumah sakit ini akan berjalan sesuai harapan bukan untuk saya, tetapi untuk rumah sakit dan masyarakat Sultra,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara Dewan Pengawas dan manajemen RSUD Bahteramas dapat menghadirkan pemanfaatan teknologi digital yang transparan demi mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang efektif, aman, dan sejahtera.
 






