Kendari, Sultrademo.co – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si., menegaskan kesiapannya mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi jabatan Sekda Sultra definitif.
Ia memastikan proses seleksi berlangsung secara transparan dan murni sesuai ketentuan regulasi yang berlaku.
Muhammad Fadlansyah menyampaikan bahwa seluruh figur yang masuk dalam bursa calon Sekda Sultra memiliki peluang yang sama tanpa adanya perlakukan khusus.
“Ketiga calon peluangnya sama. Tidak ada intervensi apa pun, Pak Gubernur murni dan tidak ada atensi khusus. Semua perlakuan sama dan dikembalikan sesuai mekanismenya,” ujar Fadlansyah, Kamis (24/9/2026).
Saat ini, tahapan seleksi calon Sekda definitif tengah berada dalam proses pertimbangan teknis sebelum nantinya diusulkan resmi kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Kawal 4 Program Strategis dan Aset Daerah
Sebagai salah satu kandidat, Fadlansyah menyatakan kesiapannya untuk membantu Gubernur Sultra dalam merealisasikan empat program strategis daerah, yakni di sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pemantapan ketahanan pangan berbasis agromaritim.
Di samping itu, ia menggarisbawahi pentingnya penertiban dan penataan aset daerah yang selama ini dinilai berpotensi besar dalam mendongkrak pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Evaluasi PPPK Paruh Waktu
Terkait pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kerja, Pemprov Sultra saat ini sedang melangsungkan verifikasi serta evaluasi menyeluruh terhadap para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang masa kontrak kerjanya berakhir pada 1 Oktober 2026.
Fadlansyah menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk PPPK paruh waktu tetap disiapkan, namun kepastian perpanjangan kontrak sangat bergantung pada hasil evaluasi kinerja di lapangan.
“Untuk PPPK paruh waktu tetap kita anggarkan, tetapi kita tunggu hasil verifikasi. Kalau yang rajin dan kinerjanya bagus tentu diperpanjang, tetapi kalau yang tidak aktif tentu kita evaluasi,” tegasnya.
 






