Deklarasi Lembaga Pemerhati Lingkungan dan Pertambangan Sultra (Foto: Ilfa/sultrademo.co)

Kendari, Sultrademo.co – Untuk mengevaluasi permasalahan-permasalahan pertambangan yang ada Sulawesi Tenggara (Sultra) Lembaga Pemerhati Lingkungan dan Pertambangan Sultra mendeklarasi diri pada Jumat 2 Oktober 2020, di salah satu warkop di Kendari.

Ketua Lembaga Pemerhati Lingkungan dan Pertambangan Sultra Sunarto memaparkan, tujuan dibentuknya lembaga tersebut karena melihat Sulawesi Tenggara memiliki potensi investasi tambang yang besar Indonesia.

“Kami inginkan bagaimana investasi yang benar, jika tanpa ada lembaga yang mengawasi maka tidak efektif berjalannya sebuah investasi,” Ujar Sunarto.

sultrademo

Ia menjelaskan, pihaknya mendirikan lembaga tersebut sebagai wadah untuk mengevaluasi pertambangan Sultra, baik itu persoalan lingkungan maupun permasalahan-permasalahan lain yang ada di pertambangan.

Baca Juga :  Danrem 143/HO - DPP LAT Sultra Gagas Pertemuan Silaturahim KMTM dan 17 Paguyuban Etnis di Kota Kendari

“Dengan melihat situasi Sulawesi Tenggara saat ini, kita lebih fokuskan kepada lingkungan,” Ujarnya.

Menurutnya, persoalan reklamasi lingkungan akan menjadi sorotan Lembaga Pemerhati Lingkungan dan Pertambangan Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Itulah sebabnya sehingga kita aktakan Lembaga Pemerhati Lingkungan dan Pertambangan Sulawesi Tenggara ini,”pungkasnya.

Laporan : Ilfa
Edirtor : MA

Komentar