MA Ummusshabri Kendari Ukir Sejarah: Sapu Penghargaan Robotik ASEAN dan Raih Hibah Eksklusif Kemenag RI

Ketgam : Dua siswa MA Ummusshabri peraih Medali Emas pada kategori Sumo Rumble, Grandprize Best Teamwork Award, serta Medali Perunggu di Creative Robot Category.

Kendari, Sultrademo.co – Langkah maju dunia pendidikan berbasis teknologi di Sulawesi Tenggara kembali ditandai dengan prestasi luar biasa dari Madrasah Aliyah (MA) Ummusshabri Kendari. Melalui tim robotik andalannya, U-Rock, madrasah ini sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi pada ajang robotik tingkat ASEAN sekaligus menjadi satu-satunya madrasah di Sulawesi Tenggara yang menerima hibah pengembangan pembelajaran robotik dari Kementerian Agama RI.

Dalam kompetisi robotik yang digelar oleh RACER Robotic and Drone Coding Academy bersama IYRA Indonesia, delapan siswa MA Ummusshabri Kendari tampil gemilang. Mereka meraih Medali Emas pada kategori Sumo Rumble, Grandprize Best Teamwork Award, serta Medali Perunggu di Creative Robot Category. Torehan ini tidak hanya menampilkan kecakapan teknis para siswa, tetapi juga membuktikan kekompakan tim serta kualitas pembinaan yang diterapkan oleh para pembimbing.

Bacaan Lainnya

Kebanggaan madrasah ini makin lengkap dengan diterimanya hibah pembelajaran robotik dari Direktorat KSKK Kemenag RI pada pertengahan Desember 2025. Dari ratusan madrasah di seluruh Indonesia, hanya 210 yang lolos seleksi, dan MA Ummusshabri Kendari menjadi satu-satunya dari Sulawesi Tenggara yang mendapatkan kepercayaan tersebut. Hibah ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Bimtek Pengelolaan Pembelajaran Robotik yang sebelumnya digelar untuk memperkuat kapasitas madrasah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

Kepala MA Ummusshabri Kendari, Agus Sugito S.Th.I., M.Pd., Gr, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan bukti konsistensi madrasah dalam mengembangkan pembelajaran digital, IT, AI, coding, dan robotika.

“Alhamdulillah, kami meraih Medali Emas pada kejuaraan robotik tingkat ASEAN. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memajukan pembelajaran teknologi dan mendorong siswa bersaing di tingkat internasional,” ujarnya, Kamis, (11/12/2025).

Agus menambahkan bahwa prestasi dan hibah ini akan menjadi pemantik untuk pengelolaan program pembinaan yang lebih efektif dan adaptif di masa mendatang.

Pencapaian MA Ummusshabri Kendari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk memperkuat pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Math) sekaligus tetap menanamkan nilai spiritual dan religiusitas sosial.

Dengan demikian, lulusan madrasah mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan karakter dan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri pendidikan keagamaan.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait