Mendagri Protes Pemda Melemah Dalam Penanganan Inflasi

Ketgam : Tim Pengendali Inflasi Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengikuti rakor pengendalian inflasi bersama Mendagri

Kendari, Sultrademo.co – Tim Pengendali Inflasi Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengikuti rapat koordinasi penanganan inflasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) secara daring di ruang rapat Sekda Kendari.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian mengkritik, pemerintah daerah yang melemah dalam penanganan inflasi bulan Januari ini.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, dari 6 upaya konkret pemerintah daerah dalam penanganan inflasi, hingga tanggal 24 Januari tidak ada satu daerahpun yang melaksanakan.

Sedangkan Bulan November 2022 tercatat 12 daerah yang melaksanakan dan Desember 2022 sebanyak 128 daerah.

Dari 6 upaya penanganan inflasi namun hanya 4-5 langkah yang dilakukan, hingga 24 Januari terdapat 27 daerah yang melaksanakan.

Untuk daerah yang belum melaksanakan upaya penanganan inflasi karena hanya melakukan 1-3 upaya sebanyak 156 daerah dan daerah yang belum sama sekali melaksanakan upaya konkret dalam penanganan inflasi sebanyak 331 daerah.

“Dalam minggu-minggu terakhir intervensi yang dilakukan daerah menurun,” ungkap Mendagri dalam rapat koordinasi penanganan inflasi secara daring, Selasa (24/1/2023).

“Artinya, ditengah-tengah keinginan bapak Presiden tanggal 17 Januari lalu mengapresiasi yang tinggi dari beliau kepada kita semua, kepada seluruh daerah yang telah banyak bekerja mengendalikan inflasi sehingga relatif terkendali 5,51 persen, ada kecenderungan seminggu terakhir langkah-langkah itu untuk pengendalian inflasi menurun,” tambahnya.

Mendagri berharap semua kepala daerah untuk bekerja lebih keras lagi untuk menurunkan inflasi hingga 3 persen. Karena jika harga bisa ditekan, itu akan sangat membantu masyarakat.

Untuk diketahui, 6 langkah konkret penanganan inflasi yakin, melaksanakan operasi pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, kerjasama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, gerakan menanam, merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) dan dukungan transportasi dari APBD.

Inflasi yang terjadi di bulan Januari 2023 dipengaruhi harga sejumlah komoditas diantaranya, beras, Bawang merah, bawang putih dan cabe.

Laporan : Hani
Editor : UL

 
*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait