Muhamad Saleh: MTQ Harus Dimaknai Secara Esensial

Kakanwil Kemenag Sultra saat menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan MTQ ke- 47 di Kabupaten Kolaka

Kolaka, Sultrademo.co – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhamad Saleh berpesan agar momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dimaknai secara esensial.

“Esensi dari MTQ bukanlah sekedar perlombaan, tapi yang terpenting bagaimana memaknai apa yang dibacakan pada momen MTQ, sekaligus mampu mengimplementasikan dan mengaktualisasikan dalam kehidupan keseharian sebagai umat beragama khususnya umat Islam,” ujar Muhamad Saleh saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan MTQ ke-47 tingkat Kabupaten Kolaka Tahun 2024, Sabtu (2/4/2024).

Bacaan Lainnya
 

Ia berharap momentum MTQ ini, mampu melahirkan para peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Kolaka pada ajang MTQ tingkat provinsi.

Sementara itu, Pj Gubernur Sultra yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, La Ode Fasiki menuturkan, MTQ ke-47 tingkat Kabupaten Kolaka menjadi momentum berharga untuk menyatukan dalam cinta dan penghormatan terhadap kitab suci Al Quran. 

“Acara ini bukan hanya sekedar perlombaan, tetapi juga merupakan refleksi dari semangat keIslaman dan kecintaan kita terhadap ajaran agamaNya,” tuturnya.

Menurutnya, para peserta MTQ merupakan duta Al Qur’an yang berperan penting dalam melestarikan warisan agung tersebut. Dengan setiap ayat yang dibaca, dapat membawa cahaya kehidupan dan keberkahan bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. 

“Mari kita jadikan Al Qur’an sebagai pemandu sekaligus filter untuk menyaring dan memahami setiap pengaruh yang datang dari luar,” ucap La Ode Fasiki.

Ia berharap, momentum tersebut dapat membangun semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam cinta pada Al Qur’an, bukan hanya sebagai pedoman hidup namun juga sumber kearifan yang tak terhingga. 

“Kepada peserta, setiap langkah kalian di panggung ini tidak hanya menunjukkan kemampuan, tapi juga menginspirasi orang lain untuk mendekatkan diri kepada Al Qur’an. Jadikan momen ini sebagai panggilan untuk lebih mendalami, menghayati ajaran agamaNya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. 

Sebanyak 734 peserta yang mengikuti ajang MTQ tingkat Kabupaten Kolaka. Adapun cabang yang akan dilombakan diantaranya:

  1. Seni Baca Al Qur’an,
  2. Qira’at Al Qur’an, 
  3. Hafalan Al Qur’an, 
  4. Tafsir Al Qur’an, 
  5. Syarhil Qur’an, 
  6. Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an, 
  7. Fahmil Qur’an, 
  8. Seni Kaligrafi, 
  9. Qasidah Rebana Klasik, 
  10. Bintang Vokalis dan 
  11. Pop Religi.
*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait