Musda KNPI Sultra Dinilai untuk Putra Gubernur, Begini Tanggapan Panitia

Kendari, Sultrademo.co – Musyawarah Daerah (Musda) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) kini mendapat serangan opini menyudutkan.

Saat ini, media sosial aktivis di Sultra juga digroup watshapp beredar informasi pelaksanaan Musda KNPI Sultra diskema untuk anak Gubernur Sultra.

Bacaan Lainnya

Dengan kata lain, panitia dinilai bekerja semata formalitas untuk memenangkan anak Gubernur Sultra sebagai Ketua Umum KNPI. Panitia bahkan disarankan melakukan Musda secara cepat dan aklamasi agar tidak repot membohongi publik.

Menanggapi itu, Ketua Panitia Bersama KNPI Sultra, Andi Muhammad Hasgar, SH.,MH mengatakan, tudingan itu tidak berdasar, penyatuan tiga kubuh KNPI ini merupakan terobosan dan sejarah di Sultra.

Kepanitiaan pun lanjut Hasgar dibentuk dari berbagai element. Sehingga tidak mungkin bekerja sepanjang ini untuk orang tertentu.

“Berkaitan pemberitaan Musda KNPI telah selesai itu tidak benar, kami baru saja selesai Rapimpimda, dan baru ditetapkan jadwal pelaksanaan musda, sementara pendaftaran calon Baru besok diumumkan. Jadi kalo ada info itu tidak benar dan sangat keliruh, kami masih sementara berjalan tahapannya,”tepisnya. Kamis 20/5 malam.

Hasgar menegaskan, pihaknya tidak bekerja untuk orang atau kelompok tertentu. “Bagi kami panitia Musda ini terbuka, siapapun menjadi calon silahkan, apalagi musda bersama ini adalah penyatuan pemuda, justru kami inginkan semua pemuda berkompeten dapat mendaftarkan diri pada besok hari.

“Insya Allah kami panitia bekerja untuk pemuda Sultra, bukan untuk orang tertentu,”tegasnya.

Sementara ditempat sama, salah satu Ketua KNPI Sultra Umar Bonte yang sempat dimintai tanggapan mengatakan, KNPI ini adalah wadah bagi pemuda.

Tidak ada klasifikasi KNPI untuk pemuda petani, pemuda nelayan, pemuda pengusaha, pemuda pejabat, dan lainnya. Sehingga siapapun boleh mendaftarkan diri dan terlibat langsung sepanjang memenuhi kriteria.

“Kita justru menilai, jika benar adanya anak Gubernur Sultra bakal mencalon maka ini kemajuan, artinya ini telah nyata KNPI bersatu, pemuda bersatu, hingga anak Gubernur pun mau ikut bertarung,”katanya.

Lagi pula, lanjut Ketua Partai Berkarya Sultra itu, KNPI ini dibentuk untuk mendampingi dan menjadi mitra pemerintahan, bukan sebagai oposisi.

Sehingga, lanjut dia, jika ada anak pejabat yang turut mendaftar selagi memenuhi syarat maka itu jalan kemudahan untuk mendapatkan dukungan pemerintah dalam memajukan semangat dan nilai-nilai kepemudaan.

“Kita berharap, karena ini Musda bersama, pemuda Sultra dari segala penjuru ikut berkompetisi, KNPI harus maju, KNPI harus memiliki Ketua berkompeten, dan itu lahir dari pemuda terbaik diantara yang baik, artinya kalau banyak calon, banyak pilihan kita bisa memilih pemimpin yang paling dianggap tepat,” tutupnya. (AK)

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait