Muna, Sultrademo.co – Seorang nelayan barnama La Maludin (42) warga di Desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara tewas usai menjadi korban terkaman buaya. Pada Selasa (11/10/2022).
Kejadian itu bermula sekitar pukul 04.00 Wita saat korban kembali usai memindahkan perahu dari depan rumah ke tempat batas air laut surut dan peristiwa itu terjadi tepat di tangga kolong rumah korban.
Ahmad (24) selaku saksi mata yang melihat kejadian itu menjelaskan kebiasaan rutin nelayan di Desa Marobo jika air laut akan surut, maka nelayan membawa perahu mereka ke batas air laut surut.
“Pas jam 4 subuh itu Maludin keluar rumah untuk pindahkan perahunya ke batas air laut surut, tiba-tiba kita dengar teriakan korban dari sekitar tangga rumahnya,” jelas Ahmad saat dihubungi Wartawan.
Mendengar teriakan itu seketika dia langsung menuju ke sumber suara dan benar saja buaya sedang menerkam korban.
“Waktu kita tiba itu buaya langsung lepaskan gigitanya, saya juga teriak minta tolong warga,” terang Ahmad.
Akibatnya Korban mengalami luka robek pada punggung dan pinggang. Korban sempat ditangani bidan desa setempat, namun nyawanya tak dapat diselamatkan.
Di tempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Bone, AIPDA Lamponi mengatakan, saat kejadian air laut sedang mengalami pasang hingga mencapai pinggang orang dewasa.
“Jadi air itu sudah kena tangga kedua. Pada saat korban ini dari perahu menginjak di tangga langsung diterkam buaya, digigit di pinggang sebelah kiri. Korban spontan berteriak ada buaya. Didengar oleh isterinya di dalam rumah dan langsung bangun. Isterinya turun melihat suaminya sudah ditarik oleh buaya, diseret di tangga,” jelasnya.
Dampak dari terkaman buaya tersebut tangga rumah korbanpun ikut terserat ke laut. Istrinya yang menyaksikan kejadian tersebut sontak meminta tolong lalu saksi-saksi untuk menolong.
Lebih lanjut Lamponi mengatakan, kejadian tersebut pertama kali terjadi di Desa Marobo. Selama ini warga memang sudah sering melihat buaya, namun buaya itu tak pernah masuk hingga ke pemukiman warga.
“Warga memang sudah sering melihat buaya ini tetapi tidak di darat melainkan saat melaut. Jadi ketemunya di pepohonan bakau. Barusan ini buaya itu masuk di pemukiman,” pungkasnya.
Laporan: Muh Sulhijah
 






