Buton, Sultrademo.co – Seorang nelayan berinisial LJ (55) warga asal Dusun Bantea Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton dikabarkan hilang di perairan Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Diduga tersambar petir saat sedang melaut.
Humas Basarnas Kendari, Wahyudi menerangkan awalnya korban turun melaut sejak Rabu (23/11) sekitar pukul 03.00 Wita bersama nelayan lainnya. Seperti biasa Korban melaut di sekitar perairan antara Desa Koholimombono, Buton dan Karang Kapota, Wakatobi.
“Sekitar pukul 11.00 Wita, saksi yang melihat korban dari kejauhan sedang menghidupkan mesin kapalnya,” kata Wahyudi, pada Kamis (24/11/2022).
Tiba-tiba, saksi yang merupakan nelayan lainnya merasakan hujan deras disertai petir. Seketika petir tersebut lalu menyambar korban yang tengah menyalakan mesin kapalnya.
“Hujan deras yang turun disertai petir langsung menyambar korban,” bebernya.
Usai menyaksikan peristiwa tersebut, para nelayan langsung mendekati kapal korban untuk melakukan pertolongan. Namun saat dihampiri, korban sudah tidak berada di dalam kapalnya.
“Saksi bersama rekannya tiga orang berusaha mendekati dan melihat korban sudah tidak berada di atas longboatnya,” ujar Wahyudi.
Para nelayan dan keluarga sudah mencoba melakukan pencarian, namun hasilnya nihil.
Usai mendapatkan informasi, pada Kamis (24/11) sekitar pukul 07.30 Wita Basarnas langsung memberangkatkan tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban.
“Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kecelakaan untuk memberikan bantuan SAR,” ungkapnya.
Hingga berita ini terbit, Tim SAR bersama nelayan setempat masih berusaha melakukan pencarian terhadap korban.
Laporan: Muh Sulhijah












