Nilai MCP Buteng Rendah, Pemda Bakal Tingkatkan Upaya Pencegahan Korupsi

Buton Tengah, Sultrademo.co – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) berkomitmen meningkatkan capaian Monitoring Centre for Prevention (MCP). Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Buteng Kostantinus Bukide usai rapat audiensi dan koordinasi pencegahan korupsi di Aula Kantor Bupati Buteng, Rabu (15/12/2021).

Konstantinus menjelaskan terdapat delapan poin yang menjadi tolak ukur yaitu yang pertama perencanaan dan penganggaran (18,2 persen) kedua pengadaan barang dan jasa (10,2 persen) ketiga perizinan (18,4 persen) ke empat pengawasan APIP (21,5 persen) ke lima manajemen ASN (8,8 persen) dan optimalisasi pajak pajak daerah (9.9 persen) dan terakhir tata kelola keuangan Desa sebesar (41,4 persen).

Bacaan Lainnya

“Jadi dari beberapa indikator tadi yang diminta oleh KPK itu nanti di tahun 2022 kita penuhi, kita masih diangka 17 persen sementara tahun lalu kita berada di angka 67 yang jelas kita masih mempunyai waktu 16 hari makanya hari ini saya minta rapat untuk disisa waktu per 30 Desember angka kita naik,” terang Kostantinus Bukide.

Dari angka 17 persen itu kata Kostantinus, cuma tata kelola keuangan desa yang mencapai nilai yang memuaskan yaitu 41 persen.

“Saya belum mengetahui yang jelas saya lebih melihat bagaimana Buton tengah mempunyai nilai,” Ucapnya.

Sementara itu item yang terendah menurut Konstantinus ada di manajemen aset pada BKPSDM karena berada di angka 8,8 persen.

Oleh sebab itu, Konstatinus Bukide berharap agar seluruh OPD terkait bisa memperbaiki seluruh masalah terkait hal tersebut sehingga nilai MCP Buteng bisa membaik.

Laporan : Irfan’s

Pos terkait