Pasar PKL Kendari Sabet Penghargaan Pasar SNI Dari Kementrian Perdagangan RI

Ketgam : Foto bersama usai menerima penghargaan sertifikat SNI dari pihak Kementrian, Rabu (8/12/2021)

Kendari, Sultrademo.co – Pasar Pedagang Kaki Lima (PKL) Kota Kendari terpilih sebagai salah satu pasar Standar Nasional Indonesia (SNI) oleh Kementerian Perdagangan RI.

Sertifikat SNI Pasar Rakyat diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga kepada 7 Bupati dan Wali Kota yang berlangsung di Rumah dinas Wali Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (8/12/2021).

Bacaan Lainnya

“Kami ucapkan syukur dengan sertifikat SNI ini. Kami berterima kasih kepada Kemendag, OPD terkait dan teristimewa untuk para pedagang Paddy’s Market karena telah bersama-sama mewujudkan hal ini,” kata Sulkarnain.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Kota Kendari, Muhammad Saiful menjelaskan, awalnya Dinas Perdagangan Kota Kendari mengusulkan dua pasar untuk dinilai, yakni pasar PKL (paddys market) dan Pasar Anduonohu, namun Pasar PKL yang terpilih.

Adapun, penilaian pasar tersebut menekankan faktor kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan pasar, serta kualitas barang yang dijual.

“Secara garis besar menetapkan tiga persyaratan yang harus dimiliki pasar rakyat, yaitu persyaratan umum, persyaratan teknis, dan persyaratan pengelolaan,” katanya.

Persyaratan umum yaitu pasar rakyat harus memenuhi syarat kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan. Kemudian, persyaratan teknis meliputi pengaturan tentang zonasi, ruang dagang, koridor, pos ukur ulang, dan sidang tera. Selanjutnya, persyaratan pengelolaan terkait dengan manajemen pengelolaan pasar secara profesional.

Pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah daerah melakukan pembangunan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat. SNI Pasar rakyat berperan penting sebagai salah satu acuan pembuatan prototipe pasar rakyat.

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada sektor perdagangan, antara lain penurunan daya beli masyarakat, serta penurunan transaksi perdagangan di pasar rakyat dan retail modern.

Pasar rakyat tetap dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, guna menjaga ketersediaan, kelancaran distribusi barang, dan jasa kebutuhan masyarakat.

Untuk diketahui, ke tujuh pasar yang mendapatkan penghargaan SNI yakni Pasar Padang Panjang Kota Padang Panjang, Pasar Bauntung Kota Banjarbaru, Pasar Gantung Kabupaten Belitung Timur, Pasar Gentan Kabupaten Sleman, Pasar Cisalak Kota Depok, Pasar Gunung Batu Kota Bogor, dan Pasar Paddy’s Market Kota Kendari.

Sebelum penyerahan penghargaan, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir bersama Kadis Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Kendari Muhammad Saiful mengunjungi Pasar Rakyat Padang Panjang yang juga merupakan salah satu penerima penghargaan dari 7 pasar rakyat yang menerima penghargaan.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait