Bali, Sultrademo.co — Politikus senior PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah, menegaskan bahwa pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, tidak berkaitan dengan pemberian amnesti kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
“Enggak ada transaksional sama sekali, sudahlah. Bahwa Pak Dasco hadir kemarin itu kan prosesnya tidak sat-set sat-setPak Dasco datang,” ujar Said di sela Kongres Ke-6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (1/8).
Said menekankan bahwa pemberian amnesti kepada Hasto bukanlah hasil dari pertemuan Dasco dan Megawati. Ia meminta agar momen Kongres PDIP tidak dikaitkan dengan dinamika tersebut.
“Itu bukan karakter di PDI Perjuangan, bukan karakter Ibu Megawati,” tegasnya.
Ketua Badan Anggaran DPR RI itu juga mengaku tidak mengetahui waktu dan tempat pertemuan tersebut karena dirinya tidak ikut serta dalam agenda itu. “Kami berjuang mati-matian di pengadilan, kalau kemudian kita tahu sudah lama dapat amnesti, ya kami batuk-batuk aja di pengadilan,” kata Said menambahkan.
Sebelumnya, Dasco mengunggah foto pertemuan tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @sufmi_dasco, pada Kamis (31/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam unggahan itu, Dasco terlihat bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo, dan Megawati Soekarnoputri.
Hasto diketahui mendapatkan amnesti dari Presiden Joko Widodo atas vonis 3,5 tahun penjara dalam kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Harun Masiku serta perintangan penyidikan. Amnesti tersebut disetujui DPR dalam rapat paripurna sebelumnya.
Laporan: Arini Triana Suci R
Sumber : cnnindonesia








