Pemda Konawe Dorong Pelestarian Budaya

Jajaran Forkompinda Konawe dan Budayawan usai menggelar karnaval budaya di Konawe

Konawe, Sultrademo.co-Budaya lokal menjadi salah satu kekayaan daerah yang mesti dilestarikan. Selain menjadi identitas daerah, budaya juga dapat menjadi magnet pemersatu antara daerah yang satu dan lainnya. Sebab itu, sudah menjadi kewajiban segenap penerus pembangunan dalam menjaga kelestarian budaya lokal di daerah.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Ferdinand Sapan saat membawakan sambutan giat pawai budaya tingkat Konawe tahun 2021, Kamis (30/12). Pawai budaya tersebut diikuti utusan dari 29 kecamatan se-Konawe, etnis budaya lain di Konawe, serta organisasi masyarakat (ormas) budaya di wilayah setempat. Arak-arakan pawai budaya itu start dari depan Makam Raja Lakidende dan berakhir di lapangan Kantor pemkab Konawe.

Bacaan Lainnya

Sekab Konawe Ferdinand Sapan mengatakan, pawai budaya merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat agar melestarikan budaya lokal yang ada. Ia menyampaikan terima kasih kepada budayawan dan segenap warga Konawe yang serius dalam menjaga kelestarian budaya.

“Ini menjadi bentuk sumbangsih kita dalam memajukan daerah yang kita cintai. Semoga kita terus dapat mengembangkan prestasi seni dan budaya di Konawe,” ujar Ferdinand Sapan, didampingi Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso dan Kajari Irwanuddin Tadjuddin.

Ferdinand menuturkan, semua elemen masyarakat harus menyadari pentingnya nilai budaya sebagai upaya memperkokoh jatidiri bangsa. Menurutnya, karnaval atau pawai budaya Konawe tahun 2021 dapat menjadi momentum kebangkitan dalam rangka menjaga marwah sebagai daerah yang kultural.

“Pawai budaya ini juga sebagai aktualisasi berbagai macam adat budaya yang ada di Konawe. Artinya, hal ini melambangkan bahwa Konawe menjadi tempat yang aman dan bersahabat bagi semua masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait