Pemkab Buteng Ancam Beri Sanksi Penambang Pasir di Mawasangka

  • Whatsapp

Buton Tengah, Sultrademo.co- Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah melakukan upaya dalam menyikapi penambangan pasir secara ilegal yang ada di desa Balobone dan Desa Napa Kecamatan Mawasangka.

Pemkab Buteng juga sudah membentuk sebuah tim terpadu agar mencegah terjadinya kerusakan alam dan lingkungan yang berkelanjutan di Kecamatan Mawasangka Buton Tengah

Bacaan Lainnya

“Tujuan dibentuknya tim terpadu yang beranggotakan instansi terkait dan keamanan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan ,” ucap Asisten II, H Maiynu saat ditemui diruang kerjanya, Kamis(10/06/2021).

Tim yang telah terbentuk ini (tim operasional) akan langsung turun ke lokasi.

“Tidak menutup kemungkinan nanti akan ada sanksi. Untuk pemilik kendaraan terkait ijin trayeknya sedangkan bagi pemilik lahan akan dikenakan dengan UU lingkungan hidup dan pertambangan,” katanya.

Namun sebelum diberi sanksi, lanjutnya, terlebih dahulu pemilik lahan dan pengangkut material pasir akan diberi pengarahan dan pembinaan.

“Langkah awal yang yang harus dilakukan kita akan sosialisasi dulu kepada masyarakat sekitar atau kepada para penambang bawah betapa pentingnya menjaga lingkungan. Kalau toh masih ada juga yang melakukan aktifitas penambangan maka dibawah ke Polsek untuk dibuatkan pernyataan,” bebernya.

“Tapi kalau kemudian masih mengulang lagi dengan terpaksa akan dibawah ke Polres untuk ditindak sesuai hukum,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait aktifitas penambangan gali tutup disekitar pantai, mantan kadis PU ini mengatakan sudah tidak akan diberlakukan lagi meskipun hal itu sebagai upaya mencegah kemungkinan dampak yang terjadi.

“Jadi untuk tetap menjaga keindahan pantai kegiatan penambangan pasir akan dihentikan. Gali tutup seperti menggunakan batu kapur tidak bisa lagi,” pungkasnya

Diketahui, sebelumnya di bulan Februari lalu Pemkab Buton Tengah telah mengeluarkan surat edaran No 545/21/2021 tentang pemberhentian aktifitas penambangan pasir di desa Balobone dan desa Napa.

Surat edaran tersebut keluar ditenggarai oleh maraknya aktifitas penambangan pasir disekitar pantai desa Balobone dan desa Napa Kecamatan Mawasangka.

Laporan : Irfan

  • Whatsapp

Pos terkait