Pemkab Konawe Belum Terima Mandat Resmi Penerimaan CPNS

Unaaha Sultrademo co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe belum menerima surat resmi tentang pemenuhan kuota dan aturan soal penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia

Sebelumya, terkabar di media massa beberapa waktu yang lalu bakal ada pendaftaran dan penerimaan CPNS dimana akan dimulai pada bulan April mendatang 2021. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Ferdinand Sapaan yang ditemui mengatakan dirinya belum mendapatkan informasi terkait kouta dan dan seleksi CPNS.

Bacaan Lainnya

“Ini yang kita tidak tau. Dan saat ini penerimaan CPNS belum ada informasi bahwa beberapa yang akan diterima jurusan dan jurusan apa yang akan diprioritaskan dan berapa banyak kuota yang akan butuhkan nanti, sampai saat ini Pemkab Konawe Belum ada penyampain secara resmi,” ucap Perdinand. Rabu, 20 Januari 2021.

Kata dia, jika sudah ada perintah langsung dari Kemenpan RB pusat untuk kuota penerimaan CPNSD Kabupaten Konawe, maka pihaknya akan langsung memerintahkan dinas terkait yang punya wewenang dalam hal itu untuk menyiapkan sedini mungkin apa-apa saja prasyaratnya sesuai ketentuan yang berlaku

“Terkait kuota yang akan diberikan kemenpan RB nanti ,untuk Pemkab Konawe ada beberapa jurusan yang akan kami akan prioritaskan jika kuota itu sendiri yang diminta ,mengingat jurusan akuntansi dan bidang hukum serta jurusan pemerintahan dan tenaga kesehatan lainnya itu sangat minim hari ini,” jelasnya.

Katanya, informasi yang saat ini diterima, yakni Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), dimana, Pemkab Konawe bakal memprioritaskan dengan kuota 1800 tenaga honorer.

“Ada itu baru informasi pegawai P3K dan kami belum mendapatkan surat resmi apakah kita mendapatkan kuota atau tidak dan sistemnya seperti apa,” katanya.

“Untuk ditahun 2021 itu P3K kurang lebih 1800, dan itu jelas diproritaskan, karna itu kita sudah usulkan di Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang memang dijadikan kuota. Apakah seleksinya sebesar itu, juga lulus ataukah tidak,” lanjutnya.

Laporan : Jumardin

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait