Pemkot Kejar Angka 100 Persen, Warga Yang Bepergian Wajib Bawa Kartu Vaksin

Ketgam : Wali Kota Saat Ditemui Awak Media, Selasa (9/11/2021)

Kendari, Sultrademo.co – Terkait perubahan level PPKM, Wali Kota menyatakan pihaknya lebih memfokuskan pada pengoptimalan program vaksinasi sehingga bisa mencapai angka 100 persen.

Untuk mengoptimalkan program tersebut, pemerintah berencana memberlakukan beberapa pendekatan salah satunya memasifkan penerapan barcode peduli lindungi di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh banyak orang.

Bacaan Lainnya

“Jadi ini akan kita dorong dengan berbagai pendekatan termasuk akan memasifkan juga barcode peduli lindungi di tempat-tempat yang sering dikunjungi banyak orang seperti di hotel dan tempat-tempat umum. Kita akan dorong supaya program vaksinasi bisa tercapai 100 persen,” ungkap Wali Kota, Selasa, (09/11/2021).

Hal tersebut dilakukan dengan alasan setelah mencapai angka 64 persen, progres pelaksanaan vaksinasi mulai melambat. Ini diakibatkan pemerintah kini berhadapan dengan warga yang mungkin sejauh ini masih terpengaruh dengan berita hoaks dan masih adanya kekhawatiran yang tidak berdasar dalam benak masyarakat.

“Makanya ini yang sedang kita dorong saat ini. Termasuk lansia kita. Dengan penerapan tadi (Barcode peduli, lindungi). Termasuk di mall nantinya akan kita berlakukan sehingga nantinya yang boleh mengakses tempat-tempat yang berpotensi kerumunan hanya untuk yang sudah tervaksinasi,” tutur Wali Kota.

Politisi PKS ini menuturkan, penerapan barcode tersebut akan dimasifkan pada esok hari,  Rabu, (10/11/2021). Walaupun sebenarnya penerapan tersebut sudah berjalan sejauh ini, tetapi akan lebih dimasifkan lagi agar masyarakat betul-betul memiliki kesadaran bahwa kondisi yang sudah kondusif saat ini harus dijaga bersama-sama.

“Kita tidak ingin terjadi gelombang- gelombang berikutnya lagi yang nanti menyebabkan kita bolak balik kembali ke titik nol. Jadi kita ingin, ini sudah sangat kondusif, sudah sangat hijau, dan mudah-mudahan dengan upaya kita mendorong masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi bisa direspon dan didukung oleh masyarakat,” harapnya.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait