Pemkot Kendari Dukung Penguatan SDM Polri pada Penutupan Pendidikan Bintara di SPN Polda Sultra

Ketgam : Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, Fadil Suparman (Depan kanan ujung) , hadir mewakili Wali Kota Kendari pada Upacara Penutupan Pendidikan di Lapangan Tri Brata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tenggara.

Kendari, Sultrademo.co – Sebanyak 76 peserta didik Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Bintara) Polri Tahun Anggaran 2025 resmi menyandang status sebagai Bintara Remaja Polri setelah mengikuti Upacara Penutupan Pendidikan di Lapangan Tri Brata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tenggara, Rabu (24/12/2025).

Pemerintah Kota Kendari turut menunjukkan dukungannya dalam kegiatan tersebut dengan menghadiri langsung upacara penutupan. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, Fadil Suparman, hadir mewakili Wali Kota Kendari sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah terhadap penguatan sumber daya manusia kepolisian.

Bacaan Lainnya

Upacara penutupan dipimpin oleh Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, yang membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Prof. Dr. Komjen Pol Chryshnanda Dwikiaksana, M.Si.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa penutupan pendidikan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian proses pendidikan pembentukan Bintara Polri yang telah berlangsung selama lima bulan di SPN Polda Sultra.

“Pendidikan merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan dasar kepolisian bagi para peserta didik, ” katanya.

Sebelumnya, pada 30 Juli 2025, Kapolda Sultra telah melantik 76 siswa Diktuk Bintara Polri. Setelah menjalani seluruh proses pendidikan dan pelatihan, pada 24 Desember 2025 seluruh peserta dinyatakan lulus dan resmi dilantik sebagai Bintara Remaja Polri dengan jumlah yang sama.

“Hal ini menjadi bukti bahwa seluruh peserta mampu mengikuti dan menyelesaikan proses pendidikan dengan baik sesuai standar yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa profesi kepolisian bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan hidup. Oleh karena itu, setiap anggota Polri dituntut untuk menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, serta pejuang kemanusiaan di tengah masyarakat.

Kapolda Sultra juga mengingatkan para Bintara Remaja Polri agar senantiasa menjaga nama baik lembaga pendidikan tempat mereka ditempa serta menjunjung tinggi kehormatan dan marwah institusi Polri dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menutup amanatnya, Kapolda berpesan agar nilai pengabdian terhadap kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban terus ditanamkan dalam diri setiap anggota Polri.

Dengan komitmen tersebut, Polri diharapkan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta berintegritas, sejalan dengan harapan publik dan pemerintah daerah.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait