Pemkot Kendari Gencarkan Gerakan Pangan Murah, Target 150 Kali Sepanjang 2026

Ketgam : Kepala Dinas Ketapang, Abdul Rauf

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat ketahanan pangan dengan menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras.

Hingga awal 2026, GPM telah dilaksanakan sebanyak 10 kali di berbagai kelurahan dan ditargetkan mencapai 150 kali sepanjang tahun ini.

Bacaan Lainnya
 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf menjelaskan, gerakan ini dilakukan secara mandiri tanpa menggunakan APBD. Pelaksanaannya memanfaatkan dukungan sarana yang ada serta kerja sama dengan Bulog melalui penyaluran beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kilogram.

“Sejak Januari sudah berjalan di 10 kelurahan. Ini murni inisiatif kami bersama teman-teman, tidak memakai APBD. Beras disiapkan Bulog dan kita distribusikan langsung ke masyarakat,” ujarnya, Senin, (26/01/2026).

GPM telah menjangkau 10 kecamatan, meski masih terbatas pada komoditas beras. Keterbatasan sarana transportasi menjadi kendala utama untuk membawa gula dan minyak goreng, yang juga termasuk dalam tiga komoditas penugasan pemerintah pusat.

Menjelang Ramadan, Pemkot Kendari merencanakan GPM khusus pada 9–13 Maret di halaman Kantor Wali Kota. Kegiatan ini akan didukung Baznas, dengan rencana subsidi harga beras hingga Rp50.000 per 5 kilogram bagi masyarakat kurang mampu melalui sistem kupon.

“Kami siapkan sekitar 2.500 sak beras ukuran 5 kilo. Kalau Baznas menyetujui, masyarakat miskin bisa mendapat harga lebih murah, sementara umum tetap Rp58.000,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan GPM juga akan kembali digelar menjelang Idulfitri serta berkeliling ke kecamatan dan kelurahan untuk memastikan masyarakat tetap mudah mengakses pangan pokok.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: HANI
Editor: UL

Pos terkait