Pemkot Kendari Perkuat Pengendalian Pembangunan Lewat Bimtek E-Monev Kolimondi

Ketgam : Pelaksanaan sosialisasi Aplikasi E-Monev Kolimondi bagi seluruh tenaga perencana lingkup Pemkot Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat sistem pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah dengan menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi E-Monev Kolimondi bagi seluruh tenaga perencana lingkup Pemkot Kendari.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, Muhamad Saiful, ST., M.M, Rabu (28/1/2026).

Bacaan Lainnya
 

Dalam sambutannya, Muhamad Saiful menegaskan bahwa perencana memegang peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah.

“Perencanaan tidak cukup hanya berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi harus dibarengi dengan pengendalian, monitoring, evaluasi, dan pengawasan yang berkelanjutan, ” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kendari telah menandatangani perjanjian kinerja di hadapan Wali Kota Kendari. Perjanjian tersebut memuat komitmen pencapaian target kinerja, dengan konsekuensi pemberhentian dari jabatan apabila target yang telah ditetapkan tidak tercapai, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Oleh karena itu, peran Bapak dan Ibu perencana menjadi sangat penting dalam memastikan seluruh program dan kegiatan OPD berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Saiful.

Aplikasi E-Monev Kolimondi sendiri dikembangkan sebagai instrumen pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah yang terintegrasi, sistematis, dan berbasis data. Melalui aplikasi ini, pelaksanaan program dan kegiatan OPD dapat dipantau secara real-time sehingga mendukung pengambilan keputusan pimpinan secara cepat dan tepat.

Kepala Bappeda juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pelaporan, baik administrasi maupun keuangan OPD. Seluruh data yang diinput dalam aplikasi E-Monev Kolimondi akan menjadi dasar evaluasi kinerja, penentuan alokasi anggaran, serta pemberian insentif dan sanksi bagi masing-masing perangkat daerah.

Melalui kegiatan sosialisasi dan bimtek ini, Bappeda berharap seluruh perencana dan operator dapat memahami serta menguasai penggunaan Aplikasi E-Monev Kolimondi secara optimal. Setelah kegiatan tersebut, tidak diharapkan lagi adanya perencana maupun operator OPD yang belum memahami mekanisme dan fungsi aplikasi pengendalian pembangunan daerah tersebut.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait