Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengumumkan rencana untuk merekrut 7.615 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam tahun 2024.
Keputusan ini merupakan hasil dari rapat koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) di Jakarta baru-baru ini.
Dalam pengumuman yang dibuat oleh Pelaksana Tugas (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio disebutkan pemerintah pusat telah menyetujui rencana mereka untuk merekrut sebanyak 7.615 ASN.
Rincian rekrutmen tersebut meliputi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 1.509 orang, dengan 1.067 di antaranya adalah tenaga teknis, dan 442 lainnya adalah tenaga kesehatan.
Lebih lanjut, rekrutmen juga akan melibatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 5.988 orang. Rekrutmen ini terbagi menjadi 4.305 tenaga teknis, 981 guru, dan 702 tenaga kesehatan.
Hal ini menandai upaya besar Pemprov Sultra untuk memperkuat infrastruktur aparatur pemerintahan di wilayah mereka.
Sekda Sultra, Asrun Lio menjelaskan, pada rapat koordinasi tersebut juga membahas mengenai keberlanjutan status kepegawaian non-ASN yang telah masuk dalam database.
“Pemerintah daerah telah menyampaikan semua kebutuhan ASN kepada pemerintah pusat, dan Kemenpan-RB diharapkan akan memberikan penegasan tertulis terkait penataan pegawai non-ASN hingga akhir tahun 2024,” ujar Asrun, Minggu (17/3/2024).
Sementara itu, dalam konteks nasional, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan-RB) juga telah mengindikasikan bahwa kebutuhan Calon ASN (CASN) di tahun 2024 mencapai 2.302.543 orang, memungkinkan adanya tiga kali pengadaan dalam satu tahun.
Prioritas tetap diberikan pada kebutuhan guru dan tenaga kesehatan, sesuai dengan arahan dari Sekjen Kemendikbud dan Sekjen Kemenkes.
Rapat koordinasi yang dihadiri oleh lebih dari 500 undangan dari seluruh Indonesia tersebut menandai komitmen serius Pemprov Sultra dalam memenuhi kebutuhan aparatur pemerintahan, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas layanan publik di daerah.
Rincian Penerimaan ASN di Sultra
a. Penerimaan kategori CPNS sebanyak 1509 orang
- 1.067 orang tenaga teknis.
- 442 orang lainnya tenaga kesehatan
b. Penerimaan kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 5.988 orang
- 4.305 orang tenaga teknis.
- 981 orang guru.
- 702 orang tenaga kesehatan.








