Kendari, Sultrademo.co – Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari menunjukkan tren positif dalam lima bulan terakhir. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Sukriyaman, pendapatan perusahaan air minum daerah tersebut mengalami lonjakan signifikan seiring membaiknya kontinuitas distribusi dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Direktur Utama PDAM Kota Kendari, Sukriyaman, mengungkapkan bahwa pendapatan bulanan perusahaan kini meningkat dari sebelumnya Rp1,5 miliar menjadi sekitar Rp1,8 miliar per bulan. Kenaikan ini tidak lepas dari pembenahan sistem distribusi air bersih yang membuat pasokan ke pelanggan lebih terjamin dan stabil.
“Ketika distribusi air semakin lancar, konsumsi pelanggan ikut meningkat. Ini berdampak langsung pada pendapatan PDAM,” kata Sukriyaman saat ditemui di Balai Kota Kendari, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan perbaikan, sejumlah wilayah hanya menikmati pasokan air satu kali dalam sepekan. Namun kini, frekuensi distribusi berhasil ditingkatkan menjadi dua kali seminggu, bahkan lebih di beberapa kawasan tertentu.
Meski mencatatkan pertumbuhan pendapatan, PDAM Kota Kendari masih dihadapkan pada keterbatasan jangkauan layanan. Sejumlah wilayah belum terlayani jaringan air bersih. Namun demikian, manajemen memilih memprioritaskan peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan yang sudah ada.
“Kami ingin memastikan pelanggan existing benar-benar mendapatkan layanan optimal. Setelah itu, barulah kami menyusun rencana pengembangan jaringan ke wilayah yang belum terjangkau,” ujarnya.
Selain pembenahan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. PDAM Kota Kendari telah melaksanakan program pelatihan internal, khususnya bagi petugas pelayanan dan pengaduan masyarakat.
“Hasilnya mulai terlihat. Respons terhadap keluhan pelanggan semakin cepat dan jumlah keluhan yang tidak tertangani terus menurun,” tambah Sukriyaman.
Manajemen PDAM Kota Kendari berharap berbagai langkah perbaikan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan perusahaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui akses air bersih yang lebih baik dan berkelanjutan.
 






