Penumpukan Sampah di Kendari, Pemkot Akui Ada Kendala Teknis dan BBM

Ketgam : Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, S.P., M.M.

Kendari, Sultrademoco – Penumpukan sampah yang terjadi di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Kendari. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemkot Kendari menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus menjelaskan sejumlah faktor yang menjadi penyebab kondisi tersebut.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menegaskan bahwa persoalan penumpukan sampah bukan disebabkan oleh unsur kesengajaan, melainkan akibat kendala teknis yang terjadi di lapangan. Salah satu faktor utama adalah proses peralihan kewenangan pengelolaan kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) ke pihak kecamatan.

Bacaan Lainnya
 

“Peralihan tanggung jawab ini tentu membutuhkan waktu adaptasi. Petugas teknis di lapangan masih menyesuaikan pola kerja serta sistem pengangkutan sampah yang baru,” ujar Sahuriyanto, Sabtu, (03/01/2026).

Selain proses penyesuaian tersebut, keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional armada pengangkut sampah juga menjadi kendala. Ia menjelaskan, pada awal tahun anggaran, proses administrasi penyediaan BBM masih berjalan sehingga berdampak pada kelancaran pengangkutan sampah.

“Ketersediaan BBM belum sepenuhnya terpenuhi karena masih dalam tahap penyesuaian awal tahun anggaran. Ini menjadi kendala teknis yang sedang kami selesaikan bersama OPD terkait,” katanya.

Faktor lain yang turut memengaruhi meningkatnya volume sampah di TPS adalah libur Tahun Baru. Sejumlah petugas pemungut dan pengangkut sampah menjalani masa libur, sementara produksi sampah rumah tangga tetap meningkat.

“Petugas pemungut sampah juga menikmati libur Tahun Baru. Kondisi ini tidak bisa dihindari sehingga penumpukan sampah di beberapa TPS sempat terjadi,” jelas Sahuriyanto.

Meski demikian, Pemkot Kendari memastikan bahwa penanganan penumpukan sampah terus dilakukan secara bertahap. Sahuriyanto optimistis dalam satu hingga dua hari ke depan kondisi di TPS akan kembali normal seiring rampungnya penyelesaian kendala teknis.

“Insya Allah satu sampai dua hari ke depan tumpukan sampah sudah tertangani. OPD terkait saat ini sedang bekerja maksimal agar pengangkutan kembali berjalan normal,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Sahuriyanto mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengimbau warga agar disiplin terhadap jadwal pembuangan sampah serta mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga.

“Kami mohon masyarakat bersabar dan tetap menjaga jam buang sampah. Jika sampah dipilah minimal menjadi tiga bagian dari rumah, maka volume sampah di TPS akan jauh berkurang,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Kendari berharap kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong terwujudnya pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait