Kendari, sultrademo.co – Berbagai isu panas terus membayangi pelaksanaan Musda DPD KNPI Sultra Ke-XV yang bakal digelar pada 29-30 Mei mendatang.
Kali ini pernyataan Ketua Panitia Musda DPD KNPI Sultra Ke-XV Andi Muhammad Hasgar AS pada Februari lalu kembali diungkit dan jadi sorotan.
Sebelumnya, pada Februari lalu Hasgar yang menjabat sebagai Ketua DPD II KNPI Kabupaten Konawe mengeluarkan pernyataan dukungan kepada Alvin Wijaya Ali Mazi untuk maju sebagai Ketua KNPI Sultra.
Pernyataan inilah yang kemudian dipersoalkan dan kembali diungkap karena Andi Muhammad Hasgar AS kini menjadi Ketua Panitia Musda KNPI Ke-XV.
Terkait polemik ini, Hasgar menjelaskan bahwa pernyataan yang menuai sorotan itu merupakan pernyataan dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD KNPI Konawe dan jauh sebelum Musda Bersama yang digagas oleh Dispora Sultra.
Ia juga menjelaskan, penunjukan dirinya sebagai Ketua panitia Musda Bersama DPD KNPI Sultra Ke-XV berdasarkan kesepakatan tiga kubu KNPI di Sultra, yaitu DPD KNPI versi Umar Bonte, DPD KNPI versi Syahrul Beddu dan DPD KNPI versi La Ode Suryono.
“Saya tidak ujug-ujug jadi Ketua Panitia Musda, saya ditunjuk berdasarkan kesepakatan bersama” terang Hasgar, Sabtu (22/5).
Ia mengungkapkan selaku Panitia Musda Bersama KNPI Sultra Ke-XV, Ia harus taat dan independen dalam menjalankan tugas sesuai aturan Musda. Apalagi dalam kerja-kerja kepanitiaan Musda, selalu dalam arahan Steering Committee (SC).
Ia pun memahami dan menghargai adanya dinamika dalam pelaksanaan Musda Bersama DPD KNPI Sultra Ke-XV. Namun Ia berharap semangat kebersamaan dan persatuan yang telah digagas sejak awal tetap terjaga.
“Jika sukses, Musda Bersama DPD KNPI Sultra Ke-XV bakal menjadi role model nasional. Bahkan Ketua KNPI terpilih nantinya bisa mendorong agar Kongres Bersama KNPI bisa digelar di Sultra” pungkasnya. (MA)

















