Buton Tengah, Sultrademo.co – Penjabat Bupati Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Yusup mengaku sangat bangga Buteng di labeli sebagai daerah kreatif dalam pengembangan pariwisata.
Hal itu ia sampaikan usai menghadiri kegiatan penandatanganan berita acara hasil uji petik di aula kantor Bupati Buteng, Senin (17/04/2023).
“Ini suatu penghargaan yang luar biasa dari negara kepada kita, dan tentunya kita terus mempertahankan dan berkreasi, berinovasi untuk mengembangkan pariwisata kita,”ucap PJ Bupati Buteng, Muhammad Yusup
“Kita punya potensi yang begitu banyak potensi yang kaya yang juga tidak dimiliki oleh daerah lain, daerah lain boleh punya pantai yang indah. Tetapi belum tentu punya kegiatan-kegiatan budaya seperti yang kita miliki,” sambung Muhammad Yusup
Buteng mempunyai kekayaan pantai, punya goa bawa laut, di sisi lain Buteng mempunyai atraksi budaya yang luar biasa contohnya Kande-Kandea, ada Kamomose, Kasebu.
“Ini harus dipertahankan dan kita promosikan dan ini perlu dukungan karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus berkolaborasi. Itulah slogan saya yang namanya Pentaheliks,” tambahnya.
Kemudian masih kata Pj Bupati, tenun akan menjadi hak dan akan dilaporkan ke Kementrian Hukum dan HAM bahwa tenunan merupakan kekayaan kita dengan corak-corak tertentu yang tidak bisa dimiliki oleh orang lain.
“Sekarang yang saya buat yaitu corak tenunan bergambarkan Lobster dan itu milik Buteng tidak boleh orang lain dan saya sudah tugaskan Kadis Koperasi bersama Perindag untuk melaporkan ke Kementrian Hukum dan HAM akan corak tenunan kita yang bergambarkan Lobster,” pungkas Muhammad Yusup.
Penulis : Irfan’s
 






