Pj Wali Kota Kendari Dorong Transformasi Pengelolaan Arsip Menuju Transparansi dan Akuntabilitas

Mewakili Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup, Sekda Kota Kendari Ridwansyah Taridala membuka kegiatan Worshop

Kendari, Sultrademo.co – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di lingkup pemerintah Kota Kendari, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, atas nama Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, secara resmi membuka Workshop Pengelolaan Arsip Pemerintah Kota Kendari pada Rabu, (22/5/2024). Acara ini digelar di Ruang Samaturu Balai Kota Kendari dan dihadiri oleh lebih dari 50 pegawai dari berbagai instansi pemerintah kota.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, menekankan pentingnya arsip sebagai sumber informasi penting yang menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan.

Bacaan Lainnya
 
 
 

“Arsip bukan hanya sekadar tumpukan kertas, melainkan sumber informasi penting yang menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan,” ujar Ridwansyah.

Ia menambahkan pengelolaan arsip yang baik adalah kunci dari transparansi dan akuntabilitas.

“Tanpa manajemen arsip yang efisien, sulit bagi kita untuk memberikan pelayanan publik yang optimal,” lanjutnya.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang kearsipan, termasuk perwakilan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Materi yang disampaikan meliputi teknik pengelolaan arsip modern, pentingnya digitalisasi arsip, serta regulasi terbaru yang mengatur manajemen arsip di Indonesia.

Pembukaan Kegiatan Workshop Pengelolaan Arsip Pemerintah Kota Kendari. (Ist)

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah demonstrasi penggunaan perangkat lunak pengelolaan arsip berbasis digital. Dengan digitalisasi, arsip dapat disimpan dan diakses dengan lebih mudah dan cepat, mengurangi risiko kerusakan atau kehilangan dokumen penting. Para peserta diajarkan cara mengoperasikan sistem ini serta langkah-langkah untuk mengonversi arsip fisik menjadi digital.

Selain sesi teknis, workshop juga membahas aspek hukum dan regulasi terkait pengelolaan arsip. Ini termasuk pemahaman tentang Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Kearsipan. Pemahaman ini penting agar setiap instansi dapat mengelola arsipnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terhindar dari potensi masalah hukum di kemudian hari.

Dalam penutupan rangkaian kegiatan, Sekda Kota Kendari mengajak seluruh peserta untuk menjadi pionir dalam pengelolaan arsip yang profesional di lingkungan kerja mereka.

“Mari kita bawa semangat ini ke tempat kerja kita masing-masing. Dengan pengelolaan arsip yang baik, kita tidak hanya menyelamatkan sejarah, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Workshop pengelolaan arsip ini diharapkan menjadi langkah awal dalam transformasi manajemen arsip di Kota Kendari. Dengan sistem yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, pemerintah kota berupaya untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional.

Para peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah kota diharapkan dapat menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan di workshop ini ke dalam pekerjaan sehari-hari mereka.

Foto bersama Narasumber usai kegiatan Pelatihan. (Ist)

Dengan dukungan teknologi digital, proses pengelolaan arsip yang dulunya memakan waktu dan tenaga kini menjadi lebih mudah dan efisien.

Digitalisasi arsip memungkinkan akses cepat dan aman terhadap informasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas di pemerintahan.

Kegiatan pelatihan tersebut di ikuti oleh pegawai pemerintahan Kota Kendari. (Ist)

Penyelenggaraan workshop ini merupakan bukti komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mengadopsi praktik terbaik di bidang pengelolaan arsip. Diharapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini, budaya pengelolaan arsip yang baik dan profesional dapat terus ditingkatkan dan menjadi bagian integral dari sistem kerja di seluruh instansi pemerintah kota.

Sebagai penutup, Ridwansyah Taridala menyampaikan harapannya agar semangat dan pengetahuan yang didapatkan dari workshop ini dapat diimplementasikan secara nyata.

“Transformasi manajemen arsip yang kita mulai hari ini adalah fondasi bagi masa depan pelayanan publik yang lebih baik. Mari kita terus berinovasi dan meningkatkan kualitas kerja kita demi kesejahteraan masyarakat Kota Kendari,” tutupnya dengan penuh semangat.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil ini, Kota Kendari menuju masa depan yang lebih cerah, di mana arsip dikelola dengan profesionalisme tinggi, mendukung terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Workshop ini menjadi titik awal dari perubahan besar yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi seluruh lapisan masyarakat.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait