Polemik Video Viral TKA China, IPPMIK : Pencopotan Jabatan Kapolda Sultra Tidak Tepat Dan Salah Sasaran 

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Video viral Tenaga Kerja Asing China (TKA) yang masuk di Bandara Haluoleo Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari minggu (15/3 /2020) lalu, menjadi trending topik di seluruh indonesia serta menimbulkan banyak polemik. 

Hal ini ini disebabkan adanya perbedaan informasi antara Kepala kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra dengan Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terkait aktivitas kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe (IPPMIK) Muhammad Arjuna beranggapan bahwa tuduhan pencopotan jabatan Kapolda Sultra sangat tidak tepat dan salah sasaran dan Ia sangat menyayangkan adanya beberapa oknum yang menyalahkan Kapolda Sultra.

“Saya sangat mengapresiasi atas permintaan maaf Kapolda kepada masyarakat Sultra, atas pernyataan yang menuai polemik dan biar bagaimana Kapolda Sultra banyak prestasi dan kinerja yang baik” Ujar Arjuna Muhammad Arjuna saat dihubungi via celuller, Jumat(20/3).

Selain itu, Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyrakat Sultra untuk bersama-sama memikirkan solusi terbaik dalam pencegahan Virus Corona (Covid-19).

“Mari kita bersama-sama mencari solusinya, bukan saling menghujat dan saling menyalahkan agar bencana non alam yang terjadi di seluruh dunia khususnya di Sultra tidak banyak lagi korban yang terpapar Virus Corona (Cobid-19),”  tutupnya.

Pos terkait