PPID Bakal Gelar Pelantikan di Sultra, Koordinator Formasi Harap Bisa Saling Berkolaborasi

Koordinator FORMASI, Adi Maliano

Kendari, Sultrademo.co – Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) rencananya akan menggelar pelantikan di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pelantikan yang akan digelar pada Minggu (26/11) nanti, bertempat di mega industri PT. VDNIP, Konawe mengangkat tema SDGs dan Peran Pemuda Indonesia; Memuju Bangsa yang Menang.

Bacaan Lainnya

Koordinator Forum mahasiswa Indonesia (FORMASI), Adi Maliano memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pelantikan tersebut. Pihaknya akan mendukung penuh acara pelantikan tersebut, sebab menurutnya ada beberapa poin dari SDGs yang menarik untuk didiskusikan dan dikaji bagi generasi muda.

“Kami memandang perlunya kaum muda untuk mendiskusikan, mengkaji dan mengimplementasikan poin poin dari SDGs salah satunya soal zero emisi karbon atau energi bersih dan ramah lingkungan,” ujarnya, pada Jumat (25/11/2022).

Penyelenggara pelantikan PPID di Sulawesi Tenggara, Adi menilai itu merupakan keputusan yang tepat. Sebab menurutnya Sulawesi Tenggara mempunyai sumber daya alam yang sedang di butuhkan secara Global yaitu Nikel.

“Dimana sedang trendnya bebrapa produk hasil pengembangan nikel yaitu batrei litium dan mobil listrik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Adi mengklaim cadangan nikel yang berada di Sulawesi Tenggara cukup melimpah. Tentunya itu merupakan potensi yang harus dimanfaatkan oleh kaum muda sebagai penerus generasi bangsa.

“Agar kita bisa mandiri secara energi dan teknologi, tentunya tidak terlepas dari support stokholder, pemerintah, pengusaha dan Universitas yang saling kolaborasi,” ucap Adi.

Dirinya berharap PPID dan Formasi bisa saling berkolaborasi demi kemajuan dan kemendirian bangsa.

“Kami harap PPID dan FORMASI dapat berkolaborasi untuk kemajuan dan kemandirian bangsa ini,” pungkasnya.

 

Laporan : Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait