Kendari, Sultrademo.co – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Kendari berakhir kemarin, Senin, (06/09/21) Namun terkait akan diberlakukannya perpanjangan atau tidak, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam hal ini Wali Kota Kendari menyatakan pihaknya hingga saat ini masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.
Terlepas dari itu, Wali Kota mengucap terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Kendari karena sejauh ini masyarakat telah menunjukan kedisiplinan, kebersamaan, kekompakan sehingga jumlah pasien sembuh yang menjalani perawatan menunjukan angka yang cukup fantastik.
“Alhamdulillah angkanya per hari kemarin 237 yang berarti angka yang sangat-sangat jauh di banding angka di bulan agustus yang mencapai angka 1000,” ungkap Sulkarnain. Selasa (7/9).
Selain angka kesembuhan yang signifikan, Wali Kota juga menyatakan dalam seminggu terakhir Kota Kendari menunjukan perubahan zona.
“Sudah satu minggu tidak ada zona merah lagi di Kota Kendari. Tidak satupun kelurahan di kota Kendari yang ada dalam zona merah. Yang ada tinggal satu orange dan sisanya kuning dan hijau,” jelasnya.
Perubahan zona yang terjadi di Kota Kendari tentu merupakan hal yang sangat menggembirakan bagi seluruh masyarakat Kota Kendari. Namun, hal tersebut sekaligus menjadi kewaspadaan bagi semua pihak .
“Tentu ini adalah hal yang sangat menggembirakan buat kita semua. Tetapi sekaligus menjadi kewaspadaan kita jangan sampai karena kita lalai kemudian situasinya kembali lagi seperti semula. Kita sudah tau apa yang harus kita lakukan makanya kita harus pertahankan ini dan kita saling menjaga,” tutup Wali Kota.
 






