Safari Ramadhan, GMKM Santuni Yatim Piatu

  • Whatsapp

Andoolo, (SultraDemoNews) – Berbedah dari perkumpulan kepemudaan lainnya, Gerakan Mahasiswa Konsel Menginpirasi (GMKM) terus komitmen membangkitkan semangat hidup dan memberi inspirasi kepada masyarakat pelosok.

Sejak berdiri, GMKM terus melakukan pengabdian masyarakat dengan segala keterbatasan kemampuan yang dimilikinya.

Bacaan Lainnya

Khusus di Bulan Suci ramadhan ini, GMKM kembali menyapa masyarakat Bumi Raya, Kecamatan Andoolo melalui giat Safari Ramadhan GMKM Goest To Desa Bumi Raya yang berlangsung selama empat hari, 9-12 Mei 2019.

Ketgam: Poto Bersama anggota GMKM dengan sejumlah anak yatim piatu usai penyerahan santunan

Selain penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis, juga mengisi kegiatan keagamaan. Tidak kalah menarik, GMKM diakhir kegiatan mengadakan buka puasa bersama dengan masyarakat, dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu setempat.

“Ini adalah panggilan hati, perkumpulan kami adalah perkumpulan aktivis kemanusiaan, kita disekolahkan untuk menjadi jawaban atas keresahan dan
kekurangan masyarakat, sebab itulah kita mesti kembali meringankan, dan membangkitkan semangat hidup dan kebersamaan,” kata Erwin Moseka Ketua Panitia Safari Ramadhan.

Ketgam: Penyuluhan Kesehatan,  dan Pemeriksaan kesehatan geratis oleh Devisi Kesehatan GMKM

Ditempat yang sama, Ketua Umum GMKM, Rendy Tabara menambahkan, dalam waktu dekat dan masih dalam moment bulan suci ramadhan, pihaknya akan kembali melaksanakan kegiatan serupa di desa binaan yang pernah dibentuk beberapa waktu silam.

“Insya Allah setelah pulang dari kegiatan ini kami istrahat sekitar seminggu dan melanjutkan ke Lomboeya Moramo utara, disana kita akan menyantuni anak yatim piatu dan kaum dhuafa, pemeriksaan dan pengobatan gratis, penyuluhan pendidikan dan kegiatan keagamaan.

Ketgam : Penyuluhan Pendidikan, dan training insppiratif siswa/siswa SMP negeri Andoolo

“Kami masih akan mengumpulkan dana, anggota GMKM alhamdulillah memiliki semangat yang tinggi, kami iuran, bazar, kemudian kami mengumpulkan pakaian, buku, iqra dan al-qur’an yang sudah tidak terpakai untuk disalurkan, kami juga menerima donasi dari simpatisan atau masyarakat yang tertarik dengan giat kami, harapan kami hanya satu, ini menjadi jariyah kita semua yang dihitung sebagai pahala,” tutupnya. (AK)

  • Whatsapp

Pos terkait