Kendari, Sultrademo.co – Untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kendari, Pemerintah terus melakukan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae menuturkan salah satu langkah awal yang telah dilakukan sejak tahun 2022 yakni mengadakan pelatihan bagi pelaku UMKM itu sendiri.
Menurutnya pelatihan tersebut akan terus berlanjut hingga tahun 2023.
“Sebagai bentuk peningkatan kapasitas atau bisa dibilang UMKM naik kelas diantaranya adanya pelatihan-pelatihan yang telah kami lakukan di tahun 2022 dan insya allah tahun 2023 program ini akan terus kami canangkan untuk peningkatan UMKM,” tuturnya, Senin (2/1/2023).
Selain itu, Pemkot Kendari juga telah meresmikan pusat layanan terpadu bagi UMKM dimana para pelaku usaha bisa berkonsultasi bagaimana langkah untuk meningkatkan usahanya di tahun 2023.
Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengatakan saat ini Pemkot tengah fokus pada pengembangan UMKM di Kota Kendari.
Seperti diketahui, di akhir tahun 2022, Pemprov (Pemerintah Provinsi) melalui Gubernur Sultra (Sulawesi Tenggara) H.Ali Mazi, S.H telah memberi kesempatan kepada Pemkot untuk mengelola tugu persatuan kawasan Eks-MTQ.
“Dan alhamdulillah saya pikir kita semua harus mengakui bahwa ada perubahan terkait pemanfaatan kawasan ini. Kita ingin menjadikan kawasan ini sebagai sentra UMKM termasuk di dalamnya kuliner. Jadi hanya UMKM saja yang akan beraktivitas di kawasan ini,” ujar Pj Wali Kota.
Lebih lanjut, Asmawa menyebutkan bahwa di lokasi tersebut Pemerintah betul-betul akan memprioritaskan UMKM lokal, bukan hanya di Kota Kendari tetapi juga di luar kabupaten/kota.
“Itu idealisme dan cita-cita kita yang mudah-mudahan bisa kita laksanakan karena dari sisi kebijakan sudah ditetapkan dan kita sudah mengakomodir. Untuk itu dari sisi ruang Pemprov sudah memberikan kewenangan untuk mengelola kawasan ini sehingga memang hanya butuh dukungan dari masyarakat terutama para pelaku UMKM untuk mau berpartisipasi menjadikan kawasan ini sebagai sentra UMKM,” harap Asmawa.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






