Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah guna mengatasi berbagai persoalan strategis perkotaan, mulai dari kebersihan lingkungan, drainase, hingga penataan kawasan kota.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Senin (12/1/2026).
Dalam Rakor tersebut, Amir Hasan menyoroti masih banyaknya timbunan material dan sampah yang menghambat saluran air serta mengganggu kebersihan kota. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan pembangunan harus memperhatikan dampak lingkungan dan tidak meninggalkan material di badan jalan maupun drainase.
Sekda menekankan peran strategis camat, lurah, dan aparat kewilayahan dalam melakukan pengawasan langsung di lapangan.
“Koordinasi dari tingkat bawah menjadi kunci dalam mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas timbunan material maupun bangunan yang berpotensi mengganggu fasilitas umum, ” kata Amir Hasan.
Selain itu, Amir Hasan meminta agar penanganan kebersihan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak bersifat sementara. Ia mendorong penggunaan metode dan produk yang lebih efektif untuk mengendalikan rumput, endapan, serta potensi pencemaran lingkungan agar hasil pembersihan dapat bertahan lebih lama.
Rakor juga membahas penataan kawasan kota dan pengelolaan aset daerah, termasuk optimalisasi retribusi parkir. Sekda menilai masih terdapat potensi pendapatan daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga diperlukan penertiban yang dilakukan secara persuasif dan komunikatif agar tidak memicu konflik di tengah masyarakat.Perhatian khusus turut diberikan pada keberadaan bangunan semipermanen di sepanjang jalan dan dekat saluran drainase.
“Perangkat daerah terkait, terutama bidang tata ruang, samakan pemahaman terhadap regulasi agar tidak terjadi perbedaan informasi saat penertiban dilakukan, ” pinta Amir Hasan.
Menutup Rakor, Sekda mengajak seluruh perangkat daerah untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa kebersihan, ketertiban, dan penataan kota merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kota Kendari yang tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
 






