Kendari, Sultrademo.co – Sekretariat Daerah Kota Kendari meraih penghargaan dari Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai lembaga pemerintah terbaik dalam pengutamaan bahasa negara di ruang publik dan dokumen lembaga tahun 2024, Sabtu (23/11/2024).
Festival ini dihadiri oleh Pj Wali Kota Kendari, Pj Sekretaris Daerah Kota Kendari, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se Sulawesi Tenggara, Kepala UPT Kemendikbudristek, Para Akademisi, Praktisi, Tokoh Adat, Tokoh perempuan, serta siswa-siswi generasi muda tingkat SD dan SMP Se-Sulawesi Tenggara.
Penghargaan ini diterima oleh Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Kendari, Aswido, dalam acara Festival Tunas Bahasa Ibu yang digelar untuk melestarikan bahasa daerah Sulawesi Tenggara.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, menekankan pentingnya penggunaan bahasa daerah oleh masyarakat, terutama dalam mendidik generasi muda.
“Coba kita lihat anak-anak kita sekarang, masi bisakah berbahasa daerah? Kan tidak, karena kita yang tidak mau menggunakan itu pada anak kita,” ujarnya.
Ia juga menyebut Perda Nomor 5 Tahun 2021 yang mendorong pengembangan, pembinaan, dan perlindungan bahasa dan sastra daerah, termasuk memasukkan bahasa daerah ke dalam kurikulum muatan lokal.
Festival ini menjadi ajang penting untuk mempromosikan bahasa ibu dan keberagaman budaya, melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti pemerintah daerah, akademisi, tokoh adat, siswa, dan praktisi.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini menggelar berbagai lomba, termasuk menulis cerita pendek, membaca puisi, dan pidato, sebagai bentuk apresiasi terhadap bahasa daerah.
Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Uniawati, mengapresiasi antusiasme semua pihak dalam menyukseskan acara ini dan menyebutnya sebagai langkah penting dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Terima kasih kepada pemerintah daerah Sulawesi Tenggara. Terimakasih juga untuk semua masyarakat yang telah mencintai bahasa daerah dengan ikut hadir berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tuturnya.
“Terima kasih untuk mata, hati dan jiwa yang indah dari saudara semuanya dalam kegiatan tunas bangsa tahun 2024 ini. Sekalipun selembar kain putih, asal ada setiap bulan. Sekalipun kain bercorak, asal berkesinambungan,” tutupnya.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






