Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari resmi memulai proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 dengan menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan kualitas peserta sejak tahap awal penjaringan.
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, membuka langsung kegiatan tersebut di Aula Teporombua, Balai Kota Kendari, Senin (6/4/2026).
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, peserta yang terpilih nantinya harus memiliki keseimbangan antara kemampuan fisik, wawasan kebangsaan, serta ketahanan mental. Hal tersebut dinilai penting agar perwakilan Kota Kendari mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional.
“Paskibraka adalah wadah pembentukan karakter generasi muda yang unggul, berdisiplin, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi,” ujarnya.
Amir Hasan juga mengingatkan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta tim seleksi untuk menjalankan proses secara profesional, objektif, dan transparan. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titipan maupun unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam seleksi tersebut.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi capaian Paskibraka Kota Kendari tahun sebelumnya yang berhasil menembus tingkat nasional. Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui proses seleksi yang berkualitas.
Selain itu, para pelatih dan senior diminta untuk memberikan pembinaan maksimal kepada peserta. Sementara itu, para calon Paskibraka diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal masa depan, termasuk membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan maupun berkarier di TNI dan Polri.
Kegiatan seleksi ini menjadi langkah awal dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan mengemban tugas penting pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.






