Kendari, Sultrademo.co – Sejumlah pengusaha angkutan laut atau speedboat (kapal cepat) resmi menetapkan tarif baru harga tiket tujuan Kendari-Raha (Kabupaten Muna) dan Baubau.
Penetapan harga tiket kapal cepat ini mengalami kenaikan sebesar 25 persen dari tarif sebelumnya.
Hal ini dilakukan karena menyusul adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non subsidi, yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Terkait hal itu, PT Pelayaran Dharma Indah melakukan penyesuaian harga tiket yang berlaku bagi semua armada dengan rute Kendari-Raha dan Baubau.
Khusus harga tiket kapal cepat rute Kendari-Raha yakni untuk executive dewasa Rp160.000, VIP dewasa Rp255.000, executive anak Rp115.000 dan VIP anak Rp172.000.
Selanjutnya, rute Kendari-Baubau harga tiket untuk executive dewasa Rp235.000, VIP dewasa Rp315.000, executive anak Rp165.00 dan VIP anak Rp200.000.
Harga baru tiket kapal cepat tersebut mulai diberlakukan pada hari ini Senin, (05/9/2022).
Perwakilan perusahaan PT Pelayaran Dharma Indah, Ishak Musaib mengatakan, kenaikan harga tiket bukan dari kemauan perusahaan, melainkan akibat dampaknya kenaikan harga BBM tersebut.
“Jadi memang kita di perusahaan tidak serta merta menaikan harga tiket dengan sesuka hati. Tetapi kita menyesuaikan tarif tiket yang kita keluarkan disesuaikan dengan harga BBM saat ini,” jelas Ishak
Lanjutnya, pihaknya juga akan menunggu koordinasi dari pemerintah provinsi tetkait naiknya harga tiket kapal cepat. Serta meminta masyarakat untuk memaklumi apa yang menajadi keputusan perusahaan PT Pelayaran Dharma Indah.
“Kami meminta kepada masyarakat untuk memaklumi penyesuaian harga tiket yang telah dikeluarkan, apalagi ini demi menunjang operasional kapal,” imbuhnya.
Diketahui sebelumnya, pemerintah telah menaikan harga BBM Pertalite, Pertamax dan Solar m pada Sabtu (3/22).
Dengan harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.***
 






