Buton Tengah, Sultrademo.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Buton Tengah (Buteng) H. Konstatinus Bukide menyebutkan bahwa upaya pemberantasan pungutan liar (pungli) merupakan upaya Pemda Buteng untuk menciptakan pelayanan publik yang prima dan sehat terhadap masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan misi Bupati Buton Tengah Samahuddin dalam menjalankan roda pemerintahan yang bersih.
Hal ini diungkapkan Sekda saat membuka sosialisasi Unit Pemberantasan Pungutan Liar Provinsi Sultra yang dipimpin oleh Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono di Gedung Kesenian Lakudo, Kamis (19/8/2021) lalu.
“Momentum sosialisasi hari ini sangat strategis, karena ini sudah sesuai dengan visi misi Bupati Buton Tengah. Dimana dalam misi kelima itu disebutkan membangun pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” terang Sekda Buteng, Konstatinus Bukide.
Ia menilai, kehadiran Saber Pungli sebagai organ yang menjadi mitra pemerintah daerah haruslah mendapat dukungan dari semua unsur.
“Dan hari ini telah hadir OPD kami sebanyak lebih kurang 32, ditambah para kepala bagian, camat dan para kepala desa serta Lurah. Olehnya saya harap agar kita bisa mendengarkan arahan dari tim satgas pungli untuk dijadikan pedoman serta referensi dalam menjalankan tugas dilapangan,” katanya.
Sebelum menutup sambutan dan membuka sosialisasi, Sekda kembali mengingatkan para peserta yang hadir untuk menyimak semua materi yang disajikan.
“Saya harapkan ada pro aktif. Karena lebih bagus kita bertanya daripada sudah terjadi dan tim saber pungli bergerak baru kita menyesal”
“Sebab salah satu kewenangan tim ini adalah operasi tangkap tangan, kurang lebih sama dengan KPK. Jadi dengan menerima pemaparan sebentar kita bisa terhindar dari yang namanya pungutan liar,” Pungkasnya.
Laporan : Irfan






