Target Rampung Oktober, RS Jantung Sultra Bakal Jadi Rujukan Nasional

Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Jantung, Otak dan Pembuluh Darah Internasional Oputa Yi Koo/Istimewa

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menargetkan, Pembangunan Rumah Sakit (RS) Jantung, Otak dan Pembuluh Darah Internasional Oputa Yi Koo, akan rampung Oktober 2022.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulawesi Tenggara, Pahri Yamsu saat dikonfirmasi oleh sultrademo.co.

Bacaan Lainnya

“Hingga kini progres pembangunan Rumah Sakit jantung terus menunjukan hasil yang positif,” ungkap, pada Sabtu (2/7/2022).
Mega proyek yang menelan anggaran Rp 728 Miliar tersebut, kata Pahri dapat menjadi rumah sakit rujukan nasional, sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah.
“Menurut rencana, Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Rumah Sakit Jantung Otak dan Pembuluh Darah Internasional Oputa Yi Koo, pada Oktober tahun ini,” ujarnya.

Rencana Pembangunan rumah sakit jantung 17 lantai di Sulawesi Tenggara/Dok Pemprov Sultra

Perlu diketahui beberapa hari yang lalu, Kepala Divisi Pembiayaan Publik PT SMI, Erdian Dharmaputra bersama rombongan, datang meninjau secara langsung progres pembangunan RS Jantung Oputa Yi Koo yang nantinya rumah sakit tersebut diharapkan menjadi referensi program rujukan ideal di Indonesia.

RS Jantung Oputa Yi Koo Sulawesi Tenggara setinggi 17 lantai sudah melebihi target pembangunan 75 persen/Istimewa

Sehingga dengan begitu, RS Jantung Otak dan Pembuluh Darah Internasional Oputa Yi Koo sudah bisa digunakan melayani publik tahun ini, tetapi disisi lain pemerintah daerah diminta memperhatikan aspek lingkungan, terutama mencakup limbah buangan.

Rumah sakit jantung Otak dan Pembuluh Darah Internasional Oputa Yi Koo di Kendari yang dana pembangunanya berasal dari Bank Dunia melalui PT. SMI, merupakan salah satu dari tiga mega proyek yang tengah di bangun pemerintah provinsi Sultra.

Dua proyek yang juga hampir rampung itu yakni pembangunan jalan wisata Kendari-toronipa sejauh 15 kilometer dan gedung perpustakaan bertaraf internasional. (adv)

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait