Muna Barat, Sultrademo.co – Pemerintah Darerah (Pemda) Muna Barat (Mubar) membangun kerjasama dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Perum Bulog Kanwil Sultra).
Mengingat dalam menghadapi Lebaran, stok beras di Mubar masih kurang dan harga beras melonjak naik. Melihat hal itu, Pj. Bupati Mubar, DR. Bahri segera menyambangi kantor Perum Bulog Kanwil Sultra, Rabu, (12/4/2023)
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat hingga melakukan Penandatanganan Kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Perum Bulog Kanwil Sultra dengan Pemda Mubar tentang pengadaan bahan pokok untuk kebutuhan masyarakat Mubar.
“Kesepakatan bersama ini adalah penyediaan bahan pangan pokok seprti beras, gula pasir, terigu dan minyak goreng,” terang Bahri saat ditemui. Kamis, (13/4/2023)
Bahri menyebut, Kesepakatan Bersama ini berlaku selama 1 tahun terhitung sejak saat ditanda tangani dan dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan para pihak setelah melalui mekanisme evaluasi bersama.
Untuk itu, sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat, Bahri selalu berupaya melakukan langkah – langkah strategis yang bersentuhan dengan langsung dengan masyarakat. Salah satunya adalah kembali melakukan kerjasama stok bahan pangan.
“Ini adalah bentuk komitmen Pemda Mubar dalam mengatasi dan menjamin ketersediaan stok komoditas,” jelasanya.
Lanjutnya, Ia menginginkan seluruh masyarakat betul – betul tersentuh dengan progres yang dilakukan selama ini. pihaknya juga memberikan peluang kepada Bumbdes sebanyak 81 desa di Mubar agar bisa bekerjasama dengan pihak Bulog.
Kata dia, upaya yang dilakukan juga adalah untuk menekan pasokan harga yang ada di pasar – pasar. Apalagi, dalam menghadapi Lebaran Idul fitri kedepan, jelas berdasarkan data dari Bulog, beberapa harga komoditas melonjak naik.
“Semoga kerjasama yang kita bangun dapat memberikan manfaat besar dan dapat memberikan distribusi dukungan ketersediaan komoditas dalam rangka pengendalian inflansi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra, Sitti Mardianti Saing mengatakan niat dan upaya Pemda Mubar untuk melakukan nota kesepahaman dengan pihak Bulog Sultra diterima dengan baik dan sangat diapresiasi.
Sitti mengatakan, perjanjian kerjasama ini pertama kali dilakukan dari 17 kabupaten / kota yang ada di Sultra. Menurutnya, langkah bahari untuk menekan inflansi sehingga ada pemerataan di seluruh wilayah Mubar adalah hal pertama kali baru didapatkan.
“Luar biasa ini pak Bupati. Bahkan kerjasama ini bukan hanya saja pertama di Sultra tetapi menurut saya ini pertama kali juga di Indonesia karena ketersediaan pangan sampai ke titik terendahnya di desa – desa,” terangnya saat dikonfirmasi.
Laporan : Tamzil
 






